Maya Kini Kabur Tak tentu Arah – Kho Ping Hoo Istana Pulau Es (Bab 72)
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Sampai apinya padam. Kulit binatang itu mengandung lemak kering, maka tentu saja dapat bertahan lama nyala apinya. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Sampai apinya padam. Kulit binatang itu mengandung lemak kering, maka tentu saja dapat bertahan lama nyala apinya. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Dan cepat menghamplrl tebing dan memandang ke bawah. Kiranya tiga puluh lima orang itu semua berada di ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Serigala lain, dan dari belakang pun srigala-srigala yang tadi sudah mengejar lagi. Celaka, pikirnya. Mengapa aku begini ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Maya bergidik dan perutnya terasa mual hendak muntah. Cepat ia berlari ke arah mereka dan bertanya kepada ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Bukan main girangnya hati Maya. Selama tiga malam dia berada di bawah pohon itu, setiap hari hanya ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Lebih dari dua jam! Akan tetapi akhirnya ia dapat sampai juga ke pohon besar yang ber-buah aneh, ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Maya makan dengan lahap dan nikmatnya sehingga perutnya menjadi penuh dan dia tertidur di tempat makan itu. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Perut mereka menjatuhkan diri berjongkok sampai ada yang terjengkang dan terbukalah penutup tubuh mereka. Maya tertawa terpingkal-pingkal ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Maya berlari mengitari wanita itu seperti yang lain. Wanita itu lalu bergerak cepat, menubruk ke sana sini ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Dan berlari-lari memutarinya, mengeluarkan suara aneh, akan tetapi ada sebagian katakata bahasa Khitan yang dapat ia tangkap. ...
Read more© 2018 JNews by Jegtheme.