BEBASBARU.ID, KRIMINALITAS – Teror pembakaran rumah kosong yang meresahkan di Kecamatan Tanta dan Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, di laporka kini mulai merambah ke Kecamatan lain, yakni Kecamatan Bintang Ara.
Dari informasi yang di kutip BEBASBARU.ID dari facebook, di katakan ada percobaan di duga pembakaran rumah kosong yang berada di Desa Usih RT 02, Kecamatan Bintang Ara
Berdasarkan laporan warga, di tempat kejadian perkara atau TKP di temukan sendal, cangkir plastik dan kantong plastik yang sengaja di susupkan di pintu dapur yang sempat memakan pintu dapur.
Namun aksi bejad itu gagal, karena api tidak menyala atau tidak sempat merambat, kemungkinan besar gara-gara kepergok warga setempat. Sayangnya pelakunya berhasil kabur saat di kejar warga.
Dari gambar visual yang terlihat ada papan yang hangus tapi belum sempat merambat ke mana-mana, kejadian di perkirakan terjadi pada Minggu (14/06/2026) subuh.
Kecamatan Tanta Paling Banyak Aksi Pembakaran
Sementara itu, di kutip dari banjarmasnpost, Minggu (14/06/2026), data Polres Tabalong, secara umum sejak Februari hingga Juni 2026 telah terjadi sedikitnya 18 peristiwa kebakaran di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong.
Rinciannya, 12 kasus di Kecamatan Tanta pada Februari hingga Juni 2026, 5 kasus di Kecamatan Murung Pudak pada Mei hingga Juni 2026, serta 1 kasus di Kecamatan Tanjung pada Juni 2026.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, Kamis (11/06/2026) lalu, mengatakan, meningkatnya kejadian kebakaran menjadi perhatian serius pihaknya.
Bahkan untuk mendalami penyebabnya, Satreskrim Polres Tabalong telah mendatangkan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalsel.
Tujuannya agar dapat melakukan pemeriksaan dan analisis di sejumlah lokasi kejadian kebakaran.
Kapolres memimpin rapat mendadak yang dihadiri para pejabat utama Polres Tabalong guna membahas fenomena kebakaran yang terjadi.
Dalam rapat tersebut, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriadi memaparkan berbagai kejadian kebakaran di wilayah hukumnya.
Kecamatan Tanta menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak sehingga diperlukan analisis lebih mendalam untuk mengetahui faktor penyebab maupun pola kejadian.
Dari hasil pemaparan, terdapat sembilan kejadian yang mendapat perhatian khusus dan lima kejadian yang menjadi atensi utama untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran.***







