BEBASBARU.ID, KRIMINAL – Warga yang geram dengan ulah Taufik Hidayat kini minta pelaku di hukum mati, bukan 12 tahun seperi ancaman pidana sesuai KUHAP.
Bahkan banyak yang minta agar kornea mata Taufik Hidayat di ambil, untuk gantikan kornea mata Yuvita yang rusak dan buat tersebut.
Sebelumnya, pelarian Taufik Hidayat kini resmi berakhir setelah pihak kepolisian berhasil menciduknya. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengonfirmasi bahwa tersangka telah mengakui seluruh tindakan tidak manusiawi yang dilakukannya terhadap Yuvita.
“Semua yang dia lakukan dia mengakui,” ujar Rudi kepada awak media.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku berdalih bahwa aksi kejinya tersebut dilakukan di bawah pengaruh minuman keras yang sering ia konsumsi.
“Dia juga menyatakan menyesal dan mengaku perbuatannya dilakukan dalam kondisi dipengaruhi konsumsi alkohol,” katanya menambahkan.
Rudi memaparkan, keberhasilan penangkapan ini tidak lepas dari kejelian tim penyidik yang melacak aktivitas keuangan daring milik tersangka.
Jejak digital dari transaksi tersebut menjadi poin krusial bagi kepolisian untuk memetakan keberadaan Taufik.
“Tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi. Ini menjadi petunjuk buat kita. Tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari di sekitar wilayah perumahan tersebut dan akhirnya pada sore hingga malam hari berhasil menemukan dan menangkap yang bersangkutan,” jelas Rudi.
Taufik akhirnya diringkus tanpa perlawanan di kawasan Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung, setelah petugas melakukan penyisiran intensif di lokasi yang terindikasi.
Usai ditangkap, tersangka langsung digelandang ke Polsek Majalaya untuk menjalani interogasi awal, sebelum akhirnya dipindahkan ke Markas Polda Jawa Barat guna proses penyidikan lebih lanjut.
Pihak berwajib juga memastikan telah menjalankan seluruh prosedur standar operasional (SOP) pasca-penangkapan, termasuk pemeriksaan kondisi fisik serta tes urine untuk mendeteksi kandungan zat adiktif pada tubuh tersangka.
“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan tersangka. Kemudian kami juga melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif,” pungkas Rudi.***








