BEBASBARU.ID, KRIMINAL – Sebuah pesan berantai dari aplikasi whatsapp, yang menyebutkan 3 pelaku pembakaran rumah/bangunan kosong di Desa Tanta, Desa Tanta Hulu dan Maburai berhasil di tangkap anggota Polres Tabalong.
Bahkan inisial ketiganya pun sudah menyebar, yakni U, H dan B. Ketiganya dikatakan warga Desa Tanta dan Desa Mangkusip.
Dari investigasi di lapangan, di peroleh kabar, penangkapan itu berlangsung pada Kamis (25/06/2026) malam, tersangka pembakaran kabarnya di jemput anggota Polres Tabalong dan di gelandang ke Mapolres.
“Kalau lambat di bawa polisi, bisa jadi akan jadi korban amuk warga yang sejak lama mengintai pelaku pembakaran rumah kosong tersebut,” tutur seorang warga pada BEBASBARU.ID.
Pada saat bersamaan, terjadi kehebohan di Polsek Tanta, saat warga menangkap seorang pria yang terlihat mencurigakan dan bolak-balik di Jalan Kundi (jalan perkebunan Desa Tanta), lalu di tangkap warga dan di serahkan ke Polsek Tanta.
Setelah di interogasi, pria itu katanya rekan dari pria yang ditangkap warga di Maburai, yang berniat bakar rumah eks istrinya, beberapa hari sebelumnya.
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Mapolres Tabalong, perihal penangkapan 3 orang terduga pelaku pembakaran rumah kosong tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu (24/06/2026) pagi warga Desa Tanta kembali di gegerkan aksi pembakaran rumah kosong, yang di gunakan sebagai gudang alat pertanian warga Tanta.
Aksi ini di lakukan pada subuh hari, sekitar pukul 6 pagi, beruntung api berhasil di padamkan Damkar Tanta dan Tanjung, di bantu warga.
Aksi pembakaran ini sudah yang kesekian kalinya dan sangat meresahkan warga , sehingga warga pun siaga siang malam intai para pelaku yang tak bertanggung jawab tersebut.
Beberapa warga menyebutkan kesiagaan tetap jalan. “Kita tak boleh lengah, jaga malam dan siang tetap jalan sampai situasi benar-benar aman,” tutur warga lagi.***







