BEBASBARU.ID, INVESTIGASI – Aksi demo para mahasiswa kali berbeda, intimidasi di kabarkan sangat kentara sekali, bahkan ada isu yang menyebutkan, aksi mahasiswa kali ini penuh tekanan.
Sampai kabarnya, bus-bus yang bawa mahasiwa dilarang angkut mahasiswa yang akn berdemo. Polisi bahkan mengamankan 21 mahasiswa yang dianggap provokator!
Mahasiswa dalam aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026) kemarin, mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai semakin memusatkan kekuasaan.
Diktup dari Kompas TV, Rabu (19/08/2026), perwakilan mahasiswa mendesak Prabowo menghentikan pemusatan kekuasaan dan memberikan otonomi daerah seluas-luasnya.
“Kami khawatir ketika Prabowo melakukan hal seperti ini, itu berarti dia ingin mengambil pusat kekuasaannya seperti zaman dulu di Orde Baru, yaitu Soeharto,” kata seorang mahasiswa yang disebut Fathimah sebagai Ketua Bidang Sospol.
Mereka turut menyoroti kebijakan TKD dan KDMP yang dinilai berpotensi membatasi kewenangan daerah. Mahasiswa juga menyoroti pidato Presiden Prabowo dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Bayangkan NTT dan Flores itu sedang sekarang sedang bencana. Harapan orang-orang ketika Prabowo berpidato itu setidaknya mengeluarkan semua empati untuk rakyat-rakyatnya, terutama di dua daerah tersebut,” ujarnya.***








