BEBASBARU.ID, TABALONG – Asap pekat kembali memenuhi Tabalong, Kalimantan Selatan, Minggu (20/09/2026) sore hingga malam ini, asap pekat ini selain menghalangi pandangan, juga berbau busuk.
Dari pantauan BEBASBARU.ID di lapangan, Jarak pandang pun kini semakin terhalang kabut, yakni kurang dari 100 meteran saja lagi, sehingga pengguna lalin terlihat berhati-hati.
Sebelumnya, pada Jumat dan Sabtu (18-19/09/2026), asap yang menyelimuti Bumi Sarabakawa ini terpantau tipis dan cuaca juga relatif lebih bersahabat, hingga Minggu pagi, tapi semakin beranjak sore, asap pekat berbau busuk kebakaran kembali melanda.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalimantan Selatan diprakirakan mulai memasuki masa peralihan dan peningkatan curah hujan secara bertahap pada Oktober 2026 ini.
Setelah mengalami puncak musim kemarau yang cukup kering pada Agustus dan September 2026.Kondisi Iklim Saat IniSebagian besar wilayah Kalimantan Selatan pada September 2026 masih berada dalam periode akhir musim kemarau dengan curah hujan yang masih rendah.
Beberapa daerah di Kalsel bahkan menghadapi potensi kekeringan meteorologis dan peningkatan risiko kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang makin parah.
Prospek Musim hujan diprediksi mulai meningkat dan meluas secara bertahap memasuki bulan Oktober 2026.
Transisi dari kemarau ke musim hujan membuat potensi hujan ringan hingga sedang secara lokal mulai aktif, disertai kewaspadaan terhadap angin kencang atau petir.***








