Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Tokoh, Politik dan Investigasi

PDIP dan Golkar Usul PT Berjenjang, Hanya Dapat 1 Atau 2 Kursi Parpol Berpotensi Terpental di DPRD

“Misalnya 5, 4, 3. 5 persen untuk DPR RI, 4 persen untuk DPRD Provinsi, dan 3 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota,” ujar Doli saat dihubungi

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
4 Mei 2026
in Tokoh, Politik dan Investigasi
PDIP dan Golkar Usul PT Berjenjang, Hanya Dapat 1 Atau 2 Kursi Parpol Berpotensi Terpental di DPRD

PDIP dan Partai Golkar minta ambang batas berjenjang hingga ke DPRD (dok, tangkapan layar)

193
SHARES
1.5k
VIEWS

Baca Juga

Demo 18 Agustus 2026: Media Dibungkam Tidak Boleh Siarkan Live, Ini Kekhawatiran Mahasiswa!

Bibizie Artis dan Anggota DPRD dari PAN Diperiksa KPK, Terkait Aliran Duit Haram Batubara

BEBASBARU.ID, POLITK – Pembahasan UU Parpol kini mulai menemukan titik terang, 3 papol besar usul ambang batas berjenjang, imbasnya akan sangat krusial.

Bila ada parpol hanya dapat 2 atau 1 kursi, salah-salah akan gagal duduk sebagai anggota dewan, kalau ambag batas ini kelak jadi UU.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mendukung penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) secara berjenjang dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurut Said, idealnya ambang batas 6 persen untuk DPR RI, 5 persen untuk DPRD provinsi, dan 4 persen untuk DPRD kabupaten/kota.

Menurut Said, penerapan ambang batas hingga ke tingkat daerah berperan penting untuk menjaga efektivitas kinerja lembaga legislatif, termasuk DPRD.

“Yang pertama, itu di tingkat nasional. Katakanlah kalau tingkat nasional 6, maka di tingkat provinsi 5 persen, dan tingkat kabupaten/kota 4 persen,” ujar Said di Gedung DPR RI, Senin (04/05/2026).

“Karena ketika kabupaten/kota, provinsi dan kabupaten/kota tidak ada parliamentary threshold, itu sungguh akan menyulitkan institusi DPRD kita dan menyulitkan pemerintah daerah. Dengan ideal, paralel dari atas sampai ke bawah,” sambung dia.

Said berpandangan fragmentasi politik justru akan menyulitkan proses pengambilan keputusan, terutama ketika partai hanya memiliki perolehan kursi yang sangat kecil.

“Iya, saya juga menyampaikan tadi. Di tingkat provinsi 5 persen, di tingkat kabupaten/kota 4 persen. Idealnya seperti itu. Karena kalau hanya dapat satu kursi, satu kursi gabungan, di antara gabungan koalisi gabungan itu sendiri pun gak pernah bisa mengambil keputusan,” kata dia.

Kondisi seperti ini, menurut Said, justru akan menyulitkan pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya. Oleh sebab itu, PKB berpandangan pemberlakuan PT di daerah merupakan suatu keniscayaan.

“Dan itu pasti menyulitkan DPRD kita, apalagi berhadapan dengan pemerintah daerah, lebih sulit lagi. Sehingga butuh PT (parliamentary threshold). Sudah keniscayaan di daerah itu harus ada PT juga,” sambungnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, turut mengusulkan ambang batas parlemen secara berjenjang, untuk pemilihan legislatif (Pileg) DPRD sebesar 4 persen di tingkat provinsi, dan 3 persen di tingkat kabupaten/kota dalam revisi Undang-Undang Pemilu.

Menurut dia, skema tersebut menjadi bagian dari desain ambang batas berjenjang yang juga mencakup DPR RI. Ia menilai ambang batas harus mempertimbangkan dua unsur utama, yakni keterwakilan rakyat (representativeness) dan efektivitas pemerintahan (governability).

“Misalnya 5, 4, 3. 5 persen untuk DPR RI, 4 persen untuk DPRD Provinsi, dan 3 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota,” ujar Doli saat dihubungi, Rabu, 22 April 2026.

“Saya menilai angka 4-6 persen adalah angka yang ideal. Dengan catatan PT (ambang batas) diberlakukan bukan hanya untuk DPR RI, tetapi juga diberlakukan terhadap DPRD provinsi dan kabupaten/kota secara berjenjang,” imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menepis kekhawatiran publik, RUU Pemilu akan dibahas secara terburu-buru menjelang batas waktu atau di menit-menit akhir.

Menurutnya, pendekatan seperti itu justru berpotensi menghasilkan regulasi yang kurang berkualitas.

“Saya rasa kalau pembahasannya di akhir-akhir, justru kan nanti undang-undangnya kurang baik kali ya. Sementara kalau dari sekarang ke Pemilu juga masih juga agak lama. Jadi kita masih memang perlu dilakukan pengkajian simulasi,” kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Kendati, terkait jadwal dimulainya pembahasan resmi, Dasco mengatakan, hal tersebut belum dapat ditentukan secara sepihak. Sebab, keputusan akan diambil berdasarkan kesepakatan seluruh fraksi di DPR setelah masing-masing partai menyelesaikan kajian internalnya.

“Kalau target kan enggak bisa kita menargetkan sendiri. Harus apa namanya, kesepakatan fraksi-fraksi setelah kemudian mereka selesaikan. Karena fraksi-fraksi, partai-partai juga ada yang belum. Kami saja dari Gerindra, karena itu kan Pileg, Pilpres, yang harus dibahas,” kata dia.***

Tags: DPRDPRDparliamentary threshold

Post Terkait

Demo 18 Agustus 2026: Media Dibungkam Tidak Boleh Siarkan Live, Ini Kekhawatiran Mahasiswa!
Tokoh, Politik dan Investigasi

Demo 18 Agustus 2026: Media Dibungkam Tidak Boleh Siarkan Live, Ini Kekhawatiran Mahasiswa!

19 Agustus 2026
Bibizie Artis dan Anggota DPRD dari PAN Diperiksa KPK, Terkait Aliran Duit Haram Batubara
Tokoh, Politik dan Investigasi

Bibizie Artis dan Anggota DPRD dari PAN Diperiksa KPK, Terkait Aliran Duit Haram Batubara

19 Agustus 2026
Sebut Upah Kupas Bawang Sekilo 700 Ribai, Presiden Prabowo Jadi Bahan Olok-olok!
Tokoh, Politik dan Investigasi

Sebut Upah Kupas Bawang Sekilo 700 Ribai, Presiden Prabowo Jadi Bahan Olok-olok!

15 Agustus 2026
Sering Tak Akur dan Hanya Tukang Gunting Pita, DPR Usul Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah!
Tokoh, Politik dan Investigasi

Sering Tak Akur dan Hanya Tukang Gunting Pita, DPR Usul Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah!

6 Agustus 2026
Mantan BIN Beber Fakta Kasus Febrie dan Misteri Emas Berkilo-kilo dan Duit Ratusan Miliar!
Tokoh, Politik dan Investigasi

Mantan BIN Beber Fakta Kasus Febrie dan Misteri Emas Berkilo-kilo dan Duit Ratusan Miliar!

30 Juli 2026
Ekonomi Makin Kacau, Gubernur BI yang Mampu Jaga Rupiah Tak Ambyar Malah Mundur Mendadak!
Tokoh, Politik dan Investigasi

Ekonomi Makin Kacau, Gubernur BI yang Mampu Jaga Rupiah Tak Ambyar Malah Mundur Mendadak!

27 Juli 2026
Next Post
Mobil Cina Makin Seleweran di Jalan, Bila Purna Jual dan Sevicenya Bagus, Mobil Jepang Bakal Keok

Mobil Cina Makin Seleweran di Jalan, Bila Purna Jual dan Sevicenya Bagus, Mobil Jepang Bakal Keok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    614 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.