BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Masih dapat hidup sekarang? Aku sudah memandang mukamu yang buruk, apa engkau berani memandang rendah kepadaku? Aku...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Maka ia lalu berkata dengan suara lantang. “Saya tidak mau kembali! Saya tidak sudi lagi dipaksa menjadi...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Bentakan Kang-thouw-kwi itu disusul dengan mencelatnya tubuhnya ke udara dan ia telah menerjang Si Muka Kuda dengan...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Tanding melawan seorang kakek berpakaian hitam yang aneh sekali. Kakek itu mukanya persis muka kuda, lonjong dan...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Yang masih belum puas telah meloncat dekat dan mengirim pukulan api beracun untuk kedua kelinya. Kalau mengenai...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Melesat ke depan dengan serangan kilat. Kedua kepalan tangan yang kecil itu dengan gerakan cepat sekali sudah...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – “Namaku Cu, she Kim. Aku memang penghuni daerah ini, di puncak sana itu. Lebih baik engkau lekas...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Kaki tangan demikian halus dan indah sehingga ia memandang dengan bengong penuh kekaguman. Ada sepuluh menit anak...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Ikut mendengarkan semua itu. Tentu saja ia sama sekali tidak setuju dengan pendapat Setan Botak yang dianggapnya...
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Kang-thouw-kwi Gak Liat menyuruh muridnya berhenti. “Kita berhenti dan mengaso di sini!” kata Setan Botak itu sambil...
© 2018 JNews by Jegtheme.