Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Internasional

Biang Kerok Punya Bom Nuklir Ternyata Donald Trump, Iran di Jaman Obama dan Biden Patuh!

Iran disebut menjadi satu-satunya negara non-pemilik senjata nuklir yang pernah memproduksi uranium dengan pengayaan 60 persen sebelum serangan terhadap fasilitas nuklirnya pada Juni 2025.

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
21 Mei 2026
in Internasional
Biang Kerok Punya Bom Nuklir Ternyata Donald Trump, Iran di Jaman Obama dan Biden Patuh!

Iran di kabarkan sudah memiliki 11 hulu ledak nuklir yang mapu ratakan AS-Israel (dok, tangkapan layar)

189
SHARES
1.5k
VIEWS

Baca Juga

Presien Iran Sebut AS-Israel Bikin Negara Islam Saling Bermusuhan

Di Duga Misi Donald Trump Gagal Total dan Ngambek, Semua Cenderamata China di Buang ke Tong Sampah

BEBASBARU.ID, INTERNASIONAL – Ternyata biang kerk akhirnya Iran memiliki bom nuklir adalah adalah Presiden Donald Trump sendiri, yang di periode pertama begitu pongahnya dengan Iran.

Tak main – main, Iran di kabarkan memiliki 11 bom nuklir yang cukup bikin separuh dunia kiamat!

Awlany, justru di tengah hantaman sanksi, serangan militer dan propaganda dari Amerika Serikat (AS), Iran justru menjelma menjadi kekuatan militer baru berbasis nuklir.

Tidak hanya itu saja, Iran dilaporkan nyaris memiliki 11 bom nuklir. Upaya Iran memperkuat diri terjadi di tiga era Presiden AS, Barack Obama, Donald Trump, dan Joe Biden.

Teheran sukses mempertahankan dan mengembangkan program pengayaan uraniumnya, terlepas dari hantaman sanksi ekonomi hingga serangan militer langsung ke fasilitas strategis mereka.

Di kutip dari Tribunews.com, Kamis (21/05/2026), berdasarkan laporan investigasi Wall Street Journal (WSJ) yang dirilis Selasa (19/05/2026), Teheran saat ini diperkirakan menimbun sekitar 10 ton material uranium yang diperkaya.

Dari jumlah tersebut, stok uranium yang mendekati tingkat senjata (weapons-grade) dinilai sudah sangat melimpah dan secara matematis cukup untuk memproduksi hampir 11 bom nuklir.

Meskipun Pemerintah Iran berulang kali menegaskan bahwa program mereka murni untuk tujuan damai, para ahli persenjataan internasional dan badan atom PBB (IAEA) menyimpulkan teknologi dan kapabilitas arsenal nuklir Teheran sudah berada pada level yang matang.

Kondisi kritis pada pertengahan tahun 2026 ini merupakan akumulasi dari rantai kebijakan luar negeri Washington yang dinilai saling tumpang tindih dan kontradiktif dari waktu ke waktu:

1. Era Barack Obama (2015): Perjanjian JCPOA yang Dinilai Hanya Menunda

Akar diplomasi modern bermula saat Obama menyepakati Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2015.

Mengharuskan Iran membatasi stok uraniumnya maksimal 660 pon dengan tingkat pengayaan rendah di angka 3,67 persen selama 15 tahun.

Para kritikus menilai JCPOA hanya menunda ancaman.

Perjanjian tersebut mengizinkan Iran melakukan riset sentrifugal canggih setelah 8,5 tahun dan sebagian besar klausul pembatasan akan kedaluwarsa otomatis pada tahun 2030 (sunset clauses).

2. Era Donald Trump (2018): Kebijakan “Tekanan Maksimal”

Pada 2018, Presiden Donald Trump menarik AS keluar secara sepihak dari JCPOA dan menjatuhkan sanksi ekonomi berskala masif demi memaksa Iran menegosiasikan ulang program rudal balistiknya.

Namun, strategi ini justru menjadi bumerang. Teheran membalas dengan melanggar semua batasan JCPOA.

Pada 2019, mereka menaikkan pengayaan ke level 4,5 persen, mengaktifkan kembali fasilitas bawah tanah Fordo, dan mulai mengoperasikan mesin sentrifugal mutakhir di Natanz.

“Iran tidak akan mengalami perkembangan program nuklir sebesar ini jika Donald Trump tidak menarik diri,” sebut Richard Nephew, salah satu mantan negosiator JCPOA, dilansir dari Kompas.com.

Saat Trump lengser pada 2021, timbunan material fisil Iran sudah melompat menjadi hampir 3 ton.

3. Era Joe Biden (2021–2022): Negosiasi Alot dan Kebuntuan Total

Joe Biden berjanji menghidupkan kembali JCPOA, namun perundingan resmi kolaps pada September 2022.

Iran menuntut jaminan hukum bahwa presiden AS berikutnya tidak akan merobek perjanjian itu lagi, sebuah komitmen yang mustahil diberikan Biden tanpa ratifikasi Senat AS.

Di tengah kebuntuan tersebut, Iran justru memacu pengayaan uraniumnya langsung melesat ke level 60 persen untuk pertama kalinya pada April 2021.

“Kesalahan pertama adalah Trump keluar dari JCPOA ketika perjanjian itu sedang bekerja. Kesalahan besar kedua adalah Iran menolak tawaran pemerintahan Biden untuk memulihkan JCPOA,” papar Gary Samore, mantan pakar senjata pemusnah massal Dewan Keamanan Nasional AS.

Sebelum fasilitas nuklirnya dihantam oleh serangan udara gabungan AS dan Israel pada Juni 2025 lalu, yang sempat terekam lewat citra satelit memperlihatkan kerusakan masif di situs bawah tanah Fordo akibat bom penghancur bunker GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP).

Iran memegang status sebagai satu-satunya negara non-pemilik senjata nuklir yang mampu memproduksi uranium sekaya 60 persen.

Meskipun infrastruktur fisik di permukaan tanah hancur parah akibat rentetan pengeboman setahun lalu, para pengamat memperingatkan bahwa hal tersebut tidak menghapus isi kepala para ilmuwan Teheran.

Iran dinilai masih mempertahankan cetak biru, pengetahuan taktis, dan kapabilitas teknologi untuk membangun kembali mesin pengayaannya dalam waktu relatif singkat.

Iran saat ini dilaporkan masih memiliki hampir 1.000 pon uranium dengan tingkat pengayaan 60 persen. Selain itu, Iran juga memiliki sekitar 440 pon uranium dengan pengayaan 20 persen.

Material tersebut dinilai dapat diperkaya lagi menjadi uranium tingkat senjata 90 persen hanya dalam hitungan minggu.

Iran disebut menjadi satu-satunya negara non-pemilik senjata nuklir yang pernah memproduksi uranium dengan pengayaan 60 persen sebelum serangan terhadap fasilitas nuklirnya pada Juni 2025.

Pada 2024, intelijen AS juga menyebut Iran mulai melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan senjata nuklir.

Meski fasilitas nuklir Iran mengalami kerusakan parah akibat serangan AS dan Israel, para ahli menilai Teheran masih memiliki pengetahuan dan kemampuan teknologi untuk memulai kembali pengayaan uranium. ***

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpIranNukliruranium

Post Terkait

Presien Iran Sebut AS-Israel Bikin Negara Islam Saling Bermusuhan
Internasional

Presien Iran Sebut AS-Israel Bikin Negara Islam Saling Bermusuhan

18 Mei 2026
Di Duga Misi Donald Trump Gagal Total dan Ngambek, Semua Cenderamata China di Buang ke Tong Sampah
Internasional

Di Duga Misi Donald Trump Gagal Total dan Ngambek, Semua Cenderamata China di Buang ke Tong Sampah

16 Mei 2026
Iran Tak Pernah Gentar Ancaman Donald Trump, Kini Siap Bikin Dunia No Internet!
Internasional

Iran Tak Pernah Gentar Ancaman Donald Trump, Kini Siap Bikin Dunia No Internet!

12 Mei 2026
Terkuak Donald Trump Batalkan Misi ‘Proyek Kebebasan’ di Selat Hormuz, Negara Ini Penyebabnya
Internasional

Terkuak Donald Trump Batalkan Misi ‘Proyek Kebebasan’ di Selat Hormuz, Negara Ini Penyebabnya

8 Mei 2026
Perang Meledak Lagi, Jet Tempur AS Serang Iran, Perang Selat Hormuz Segera Dimulai?
Internasional

Perang Meledak Lagi, Jet Tempur AS Serang Iran, Perang Selat Hormuz Segera Dimulai?

8 Mei 2026
Kerusakan Akibat Rudal Iran Ternyata Sangat Parah, Tapi di Sembunyikan, Alasan Trump Perpanjang Genjatan Senjata?
Internasional

Kerusakan Akibat Rudal Iran Ternyata Sangat Parah, Tapi di Sembunyikan, Alasan Trump Perpanjang Genjatan Senjata?

7 Mei 2026
Next Post
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 97), KimCu Berani Lawan Ouwyang Seng

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    594 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    474 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.