BEBASBARU.ID, INVESTIGASI – Banyak yang bertanya-tanya, siapa sebenarnya AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, SH, MM, MH.
Wanita cantik ini memiliki perjalanan karier yang cukup panjang selama bertugas di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.
Salah satu jabatan yang pernah diembannya adalah Penyidik Madya 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Posisi tersebut mulai dipercayakan kepadanya sejak September 2022.
Sebelum bertugas di bidang reserse kriminal khusus, Netty lebih dahulu pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Menteng.
Perjalanan kariernya di institusi Polri juga diwarnai sejumlah penugasan strategis. Pada 2018, ia tercatat pernah memimpin Polsek Sunda Kelapa dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol).
Dalam kehidupan rumah tangga, Netty merupakan suami seorang perwira tinggi Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi, yakni Brigjen Pol. Puji Santosa.
Sang suami diketahui terakhir bertugas sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Staf Utama Operasi (Karorenmin Stamaops) Mabes Polri.
Berdasarkan informasi dalam materi sumber, Puji Santosa menyelesaikan masa tugasnya sebagai anggota Polri pada 10 September 2026.
Tidak hanya menempati sejumlah posisi di kepolisian, AKBP Netty juga memiliki pengalaman serta pencapaian selama menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri.
Salah satu penghargaan yang pernah diterimanya adalah Indonesia Women Excellence Award 2021 dalam ajang Indonesia Award Magazine.
Netty juga pernah bertugas sebagai Kepala Unit Brigadir Motor (Kanit BM) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Dari lingkungan satuan tersebut, kemudian terbentuk komunitas motor polwan bernama The Road Force Blue pada 2005.
Komunitas ini awalnya beranggotakan sekitar 25 hingga 30 polisi wanita.
Empat tahun setelah dibentuk, The Road Force Blue berhasil mencatatkan prestasi melalui perolehan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan rekor dunia sebagai pasukan wanita pengawal kenegaraan pertama di dunia.
Keberadaan tim tersebut kemudian mendapat kepercayaan untuk menjalankan sejumlah tugas pengawalan penting. Salah satunya adalah mendampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam kegiatan konvoi memperingati Hari Kartini pada 21 April 2011.
Selain itu, kelompok polwan tersebut juga pernah dipercaya dalam pengawalan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton serta prosesi pengawalan jenazah Ainun Habibie.
Di luar perjalanan karier kepolisian, Netty juga memiliki latar belakang pendidikan akademik. Ia berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude.
Dengan demikian, nama lengkap beserta gelar akademiknya adalah AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H.
Namanya pernah menjadi perbincangan warganet pada Januari 2025.
Saat itu, Netty memberikan komentar terhadap sikap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ketika berada di dekat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Komentar tersebut muncul pada sebuah potongan video yang diunggah akun Instagram @paskisanya19. Dalam unggahan itu, Netty menuliskan kalimat singkat yang kemudian ramai diperbincangkan.
“Sudah lupa daratan”.
Komentar tersebut berkaitan dengan posisi Mayor Teddy dalam video yang menurut Netty memperlihatkan sikap kurang sopan.
Pernyataan singkat itu pun menarik perhatian pengguna media sosial dan membuat nama AKBP Netty kembali menjadi pembahasan publik.***







