Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Internasional

Kongres AS Tak Bolehkan Lagi Donald Trump Serang Iran, Ingin Tetap Lanjut Pakai Taktik Baru!

Dalam sebuah wawancara dengan News Max, Trump menegaskan bahwa negaranya telah menang di Iran, tetapi ingin menang dengan selisih yang besar.

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
2 Mei 2026
in Internasional
Kongres AS Tak Bolehkan Lagi Donald Trump Serang Iran, Ingin Tetap Lanjut Pakai Taktik Baru!

Kongres AS tak setuju Donald Trump terus serang Iran (dok, tangkapan layar)

190
SHARES
1.5k
VIEWS

Baca Juga

Blokade Donald Trump Ternyata Macan Ompong, Ketua DPR Iran Ejek di Perpanjang Saja Jadi 1 Bulan!

Ditanya Kongres AS Apakah Donald Trump ‘Gila’ Menhan Pete Sebut Eks Presiden Joe Biden Lebih Eror!

BEBASBARU.ID, INTERNASIONAL – Batas waktu bagi Presiden AS Donald Trump untuk kembali gempur Iran sudah berakhir pada 1 Mei 2026 kemarin.

Kongres AS berpatokan pada Undang-undang Kekuatan Perang atau yang dikenal sebagai War Powers Act/Resolution 1973.

Sehingga, perang dengan Iran, yang dilancarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada 28 Februari 2026, secara resmi, merujuk pada undang-undang di AS, berakhir hari ini, Jumat (01/05/2026).

Dikutip dari tribunnews.com, undang-undang ini merupakan hukum federal Amerika Serikat yang membatasi wewenang Presiden untuk mengerahkan kekuatan militer mereka tanpa persetujuan Kongres ke suatu wilayah baik di dalam maupun di luar negeri.

Aturan ini mewajibkan eksekutif melakukan konsultasi ke Kongres sebelum mengerahkan kekuatan militer dan menarik pasukan dalam 60-90 hari jika tidak ada deklarasi perang, guna menyeimbangkan kekuasaan negara.

Namun, berakhirnya perang secara hukum tidak serta merta berarti berakhirnya perang di lapangan.

Media AS, Politico justru melaporkan kalau Presiden Trump telah meluncurkan rencana baru bersifat militer yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi, tetapi kebocoran informasi tersebut telah memicu perang pedebatan antara Partai Republik dan Demokrat di AS mengenai wewenang Presiden Trump untuk meluncurkan operasi baru militer ke Iran dengan nama yang berbeda.

Menurut Politico, rencana baru Presiden Trump untuk membuka kembali Selat Hormuz termasuk lewat cara mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

“Blokade oleh AS ini sambil berkoordinasi dengan sekutu untuk membuat Iran membayar biaya yang lebih tinggi karena mengganggu jalur perdagangan energi,” tulis laporan itu.

Politico juga memperkirakan kerugian harian Iran akibat blokade tersebut sekitar 500 juta dolar AS.

Tak Cuma Incar Kapal Tanker Iran

Menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh Gedung Putih, laporan-laporan yang terpercaya mengungkapkan kalau pemerintahan Presiden Trump bermaksud untuk melanjutkan rencana militer dan ekonomi yang ambisius untuk memperluas blokade angkatan laut di wilayah Teluk.

Dalam langkah yang bertujuan untuk menimbulkan “penderitaan maksimal” guna memaksa Teheran menerima persyaratan gencatan senjata, menurut CNN.

Strategi baru ini berpusat pada perubahan strategi “pencegatan sebagian” kapal menjadi penutupan Selat Hormuz secara menyeluruh dan berkelanjutan bagi pelayaran Iran.

Blokade total ini berfokus pada perluasan cakupan embargo, yang tidak akan terbatas pada kapal tanker minyak.

Rencana tersebut menunjukkan niat Washington untuk mencegat semua kapal komersial yang menuju dan dari pelabuhan Iran, untuk memastikan bahwa jalur pasokan vital terputus sepenuhnya.

“Washington meyakini kalau perluasan embargo akan menyebabkan runtuhnya infrastruktur komersial Iran yang tersisa, terutama mengingat pemadaman komunikasi dan krisis ekonomi internal, yang akan memaksa Teheran untuk meninggalkan syarat-syarat dalam “Rencana Sepuluh Tahun” dan menerima tuntutan Amerika terkait program nuklir dan aktivitas regional,” tulis laporan itu.

Berganti Nama, Operasi Baru Militer AS ke Iran

Sementara itu, dua pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa presiden AS telah menerima pengarahan tentang rencana militer baru terhadap Iran.

Kedua pejabat tersebut menjelaskan bahwa komandan Komando Pusat AS, Brad Cooper, dan ketua Kepala Staf Gabungan memberi pengarahan kepada Trump selama 45 menit tentang kemungkinan rencana baru untuk operasi di Iran.

Sebelumnya, seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden AS Trump mengatakan bahwa operasi tempur yang dimulai terhadap Iran pada 28 Februari telah berakhir, karena alasan yang berkaitan dengan Undang-Undang Kekuatan Perang, menurut Reuters dan Associated Press.

Berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Perang (War Powers Act), yang bertujuan untuk membatasi wewenang militer presiden, Trump memiliki waktu hingga Jumat untuk mendapatkan otorisasi kongres untuk melanjutkan operasi militer atau mengakhiri pertempuran.

Setelah periode 60 hari yang ditetapkan oleh undang-undang tersebut. Undang-undang tersebut juga memungkinkan pemerintah untuk memperpanjang periode ini hingga 30 hari.

Untuk mengatasi kebingungan hukum ini, Richard Goldberg, yang menjabat sebagai direktur Dewan Keamanan Nasional untuk penanggulangan senjata pemusnah massal Iran selama masa jabatan pertama Trump, mengatakan bahwa ia merekomendasikan agar para pejabat administrasi beralih ke operasi baru dengan nama baru untuk melengkapi operasi pertama yang diluncurkan pada 28 Februari dengan nama “Epic Wrath”.

Ia menambahkan bahwa misi baru tersebut akan menjadi misi “pertahanan diri” yang berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz sambil tetap mempertahankan hak untuk mengambil tindakan ofensif guna mendukung pemulihan kebebasan navigasi.

Di tengah kontroversi ini, presiden AS mengatakan bahwa ia tidak menyebut konfrontasi dengan Iran sebagai perang, melainkan sebagai “operasi militer,” dan menekankan bahwa Iran sangat ingin mencapai kesepakatan.

Dalam sebuah wawancara dengan News Max, Trump menegaskan bahwa negaranya telah menang di Iran, tetapi ingin menang dengan selisih yang besar.

Sekaligus mencatat bahwa kemenangan militer saja tidak cukup, dan jaminan harus diperoleh dari Teheran bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Presiden AS juga secara sepihak mengklaim kembali bahwa Iran saat ini sangat lemah secara militer dan ekonomi, dan akan membutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk membangun kembali kekuatannya.**

Tags: Donald TrumpIranKongres ASperang

Post Terkait

Ditanya Kongres AS Apakah Donald Trump ‘Gila’ Menhan Pete Sebut Eks Presiden Joe Biden Lebih Eror!
Internasional

Blokade Donald Trump Ternyata Macan Ompong, Ketua DPR Iran Ejek di Perpanjang Saja Jadi 1 Bulan!

1 Mei 2026
Ditanya Kongres AS Apakah Donald Trump ‘Gila’ Menhan Pete Sebut Eks Presiden Joe Biden Lebih Eror!
Internasional

Ditanya Kongres AS Apakah Donald Trump ‘Gila’ Menhan Pete Sebut Eks Presiden Joe Biden Lebih Eror!

1 Mei 2026
Donald Trump Mau Bangun Pencegat Rudal di Luar Angkasa, Cina Sebut AS Cari Masalah!
Internasional

Donald Trump Mau Bangun Pencegat Rudal di Luar Angkasa, Cina Sebut AS Cari Masalah!

29 April 2026
Narasi Donald Trump Hanya Bualan, Faktanya Rudal AS Kini Makin Dikit, Bikin Baru Butuh Waktu!
Internasional

Narasi Donald Trump Hanya Bualan, Faktanya Rudal AS Kini Makin Dikit, Bikin Baru Butuh Waktu!

27 April 2026
Mencekam, Donald Trump Hampir Koit Kena Tembak Saat Jamuan Makan Malam di Gedung Putih
Internasional

Mencekam, Donald Trump Hampir Koit Kena Tembak Saat Jamuan Makan Malam di Gedung Putih

26 April 2026
Bila di Gempur AS dan Israel Habis-habisan, Iran Bisa Langsung Serang Daratan AS
Internasional

Bila di Gempur AS dan Israel Habis-habisan, Iran Bisa Langsung Serang Daratan AS

25 April 2026
Next Post
Amien Rais Tuding Seskab Teddy Kaum Pelangi, Partai Ummat Kelabakan dan Sebut Begini!

Amien Rais Tuding Seskab Teddy Kaum Pelangi, Partai Ummat Kelabakan dan Sebut Begini!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.