BEBASBARU.ID, INTERNASIONAL – Israel benar-benar akan genosida dan habisi warga Palestina, bahkan kini di katakan setiap 10 menitan, ada anak Palestina yang terbunuh.
Ini benar-benar kekejaman yang melebih dilakukan Hitler terhadap kaum Yahudi pada Perang Dunia ke II Tahun 1940 an silam.
Israel seakan ingin habisi generasi Palestina, dengan alasan agar tak mengganggu koloni mereka yang kuasai Palestina secara ilegal.
Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi satu anak meninggal dunia setiap 10 menit di Palestina.
“Sudah sekian hampir 10.000 by now meninggal dan setiap 10 menit ,1 anak meninggal. Ini adalah katastrofe kemanusiaan, yang tadi bapak presiden sampaikan, tidak bisa kita terima,” katanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (04/11/2023).
Retno mengatakan Indonesia telah melakukan langkah-langkah diplomasi . Ia mengatakan hal yang utama adalah menghentikan tindakan kekerasan terutama terhadap masyarakat sipil.
“Posisi politik kita seperti yang disampaikan pak presiden tadi bahwa kita akan terus bersama dengan rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak-haknya dan sekarang fokus kita adalah di kemanusiaan,” katanya, seperti yang di kutip BEBASBARU.ID, Sabtu (04/11/2023).
Presiden Joko Widodo hari ini (04/11/2023), telah melepaskan 51,5 ton bantuan dari Indonesia kepada Palestina.
Bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza.
Bantuan tahap pertama itu dibawa dengan tiga pesawat menuju Bandara El Arish di Mesir, kemudian diteruskan dan disalurkan ke Gaza.
“Bantuannya selanjutnya sedang dalam proses dipersiapkan,” kata Jokowi.
Menurut data per Jumat (03/11/2023) menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, sebanyak 3.760 anak-anak meninggal dunia selama agresi Israel di Palestina.
Organisasi kemanusiaan yang fokus pada perlindungan anak, Save the Children, menyebut jumlah korban anak yang tewas dalam agresi Israel sebulan terakhir ini melampaui total korban anak di seluruh zona konflik tiap tahunnya sejak 2019.***