BEBASBARU.ID, TABALONG – Kabut asap pekat landa Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan selama dua hari berturut-turt, yakni Kamis (08/10/2026) dan hari ini Jumat (09/10/2026).
Akibat kabut asap pekat ini, selain bikin hidung sesak, karena baunya sangat menyengat, di tambah lagi udara sangat panas, bahkan malam pun masih di atas 30 derajat celcius.
Jarak pandang juga terbatas, kurang dari 50 meteran, sehingga banyak pengguna jalan yang harus hati-hati, atau akan celaka.
Dari penelusuran BEBASBARU.ID di lapangan, selain terjadinya kebakaran hutan di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, asap ini juga kiriman dari daerah lain.
“Khusus di Desa Kasiau, agakmya ada yang sengaja membakar, sebab sehari padam eh ada lagi api, padahal di sana bukan wilayah gambut,” ungkap seorang petugas BPBD Tabalong.
Berdasarkan data aplikasi ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara), kualitas udara di Tabalong masuk dalam kategori berbahaya (mencapai angka tinggi seperti 2.496 pada periode sebelumnya dan kategori buruk awal Oktober 2026).
Dari data ISPU per 8 Oktober 2026 pukul 18.00, kualitas udara kabupaten Tabalong masuk dalam kategori berbahaya dengan nilai indeks PM 2.5 menunjukkan angka 551.
Nilai ISPU Kategori Warna Dampak Kesehatan & Rekomendasi
1 β 50 Baik π’ Hijau Sangat baik. Tidak ada dampak negatif bagi manusia maupun hewan.
51 β 100 Sedang π΅ Biru Masih dapat diterima. Kelompok sensitif disarankan untuk mulai mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.
101 β 200 Tidak Sehat π‘ Kuning Bersifat merugikan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Masyarakat umum disarankan mengurangi aktivitas lama di luar ruangan.
201 β 300 Sangat Tidak Sehatπ΄ Merah Meningkatkan risiko kesehatan pada segmen populasi yang terpapar. Batasi aktivitas luar dan utamakan berkegiatan di dalam rumah.
300 Berbahaya β« Hitam Tingkat yang sangat buruk dan memicu kerusakan kesehatan serius. Semua orang harus tetap berada di dalam ruangan dan hindari aktivitas luar.***







