BEBASBARU.ID, POST – Pecinta video asoi kini lagi sibuk untuk mencari video viral Bandar ataupun link video viral Bandar, saking hebohnya, pencarian ini sampai memuncaki penelusuran di mesin Google.
Adapun video viral Bandar dimaksud merujuk pada peristiwa adegan panas antara pasangan di luar nikah yang terjadi di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Dikutip dari tribunnews.com, pemeran dalam video tersebut TA (19) dan SE (26). Keduanya merupakan pasangan kekasih yang kini sudah dinikahkan.
Saat videonya menyebar, pasangan kekasih ini belum menikah. Mereka sengaja merekam adegan hubungan dewasa menggunakan kamera selular dengan niat untuk dokumen pribadi.
Tapi sayangnya, video itu bocor. Sejumlah netizen yang mendapatkan video itu kemudian membagikan ulang via WhatsApp, TikTok, dan juga X.
Tak heran, sempat muncul narasi di media sosial dengan tagline Bandar Membara atau Bandar Membara Bergetar. Hal itu merujuk pada aksi dan adegan panas pasangan tersebut.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini.

Ia pun sudah memanggil pasangan tersebut untuk diklarifikasi. Namun hingga sekarang belum ada informasi, apakah terdapat unsur pidana dalam beredarnya video viral Bandar tersebut.
Maharanti mengingatkan, bagi siapa saja yang memiliki video viral Bandar untuk tidak menyebarluaskannya lewat aplikasi apapun.
Sebab, siapa saja yang dengan sengaja mentransmisi atau menyebarluaskan video tersebut dapat dikenai sanksi pidana.
Pelakunya bisa dijerat dengan UU ITE.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan media sosial. Sejak mencuatnya kasus ini, media sosial dipenuhi dengan berbagai narasi yang mengklaim adanya link video viral Batang.
Para pengguna media sosial sengaja mengunggah potongan video singkat, lalu menautkan link yang mengarah pada website tertentu.
Bagi masyarakat, kembali diimbau untuk berhati-hati. Sebab, berbagai link video viral Bandar yang beredar bisa saja mengandung unsur kejahatan digital.
Jika Anda tidak hati-hati dan serampangan mengklik tautan yang ada, Anda bisa menjadi korban penipuan atau pembobolan data.
Saat ini, pelaku kejahatan digital makin canggih. Mereka tinggal menyisipkan tautan tertentu lewat link di media sosial.

Begitu Anda menekan link tersebut, maka data diri Anda bisa dibobol. Bukan cuma itu, isi rekening Anda bisa saja ludes akibat sembarangan mengklik sesuatu.
Karenanya, kembali diimbau kepada masyarakat jangan mudah tergoda dengan narasi link video viral Bandar di media sosial.
Tetap waspada, dan bijaklah dalam menggunakan media sosial.***







