BEBASBARU.ID, NASIONAL – Saksi mata yang melihat tabrakan ini, bunyi tabrakan itu sangat keras terdengar, bak ada bom saja, saat KA Argo Bromo hantam gerbong belakang KRL yang di huni penumpang wanita.
Saking kerasnya tabrakan ini, gerbong KRL itu benar-benar ringsek berat. Sebelumnya, Kereta api listrik (KRL) arah Jakarta menuju Cikarang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Situasi di lokasi kejadian tampak sangat mencekam. Para penumpang terlihat panik dan berusaha keluar dari rangkaian kereta yang rusak.
Petugas keamanan stasiun dan KCI (Kereta Commuter Indonesia) langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi penumpang yang masih terjebak di dalam gerbong.
Tim medis dan petugas terkait masih berupaya melakukan penanganan darurat di peron Stasiun Bekasi Timur.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan sebelum ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek, KRL tersebut sempat tertemper mobil taksi listrik di perlintasan kereta daerah Bulak Kapal, Bekasi Timur.
“Oh iya, jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL. Di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya,” kata Franoto kepada wartawan, Senin (27/4) malam.
Franoto mengakui akibat insiden taksi yang tertemper kereta sehingga membuat KRL tersebut berhenti. “Yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” katanya.
Sementara itu berdasarkan berdasarkan langsung CNNIndonesia TV, imbas kecelakaan gerbong khusus perempuan di rangkaian KRL paling belakang ringsek diseruduk lokomotif kereta jarak jauh di stasiun tersebut.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, sejumlah petugas terlihat sedang berupaya melakukan evakuasi. Dan sejumlah korban mengalami perawatan medis. Belum ada laporan resmi jumlah penumpang yang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
10 Korban Dikabarkan Tewas
Dari perkembangan terkini, kasus tabrakan antara Kereta jarak jauh (KAJJ) dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam ini, di kabarkan ada 10 penumpang di kabarkan tewas.
Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menkonfirmasi korban yang tewas ini, tapi melihat gerbong wanita yang di tabrak, terlihat ringsek berat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dikutip dari siaran langsung CNNIndonesia TV, terlihat gerbong khusus perempuan di rangkaian KRL paling belakang ringsek diseruduk lokomotif kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun tersebut.
Di kutip dari CNNIndonesia.com, jurnalis Transmedia, Erik Kustara, dari Stasiun Bekasi Timur memantau sejumlah penumpang KRL mengalami luka serius karena kecelakaan tersebut.
Dia menerangkan, sudah ada sejumlah korban dievakuasi ke Rumah Sakit. Walaupun demikian, terpantau masih banyak korban luka yang terkapar di stasiun.
Sejumlah petugas masih berjibaku untuk mengevakuasi penumpang yang terhimpit di antara badan kereta. Mengingat gerbong yang tertabrak cukup parah
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, sejumlah petugas terlihat sedang berupaya melakukan evakuasi. Dan sejumlah korban mengalami perawatan medis.
Berdasarkan laporan jurnalis Transmedia, Erik Kustara, di stasiun Bekasi Timur, KRL itu ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.
Sebelumya, sebuah kejadian tak terduga terjadi, yakni terjadinya tabraan antara dua kereta, yakni Kereta jarah jauh (KAJJ) dan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat
Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.57 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dikutip dan di kutip dari siaran langsung CNNIndonesia TV dan iNews TV, saat ini evakuasi masih berjalan. Dari rekaman video yang beredar di media sosial, sejumlah petugas terlihat sedang berupaya melakukan evakuasi.
Dari data di lokasi kejadian, adalah akibat adanya taksi mogok di rel kereta, lalu KRL berhenti dan tiba-tiba datang KAJJ Argo Bromo, yang hantam bagiann belakang KRL.
Sampai berita ini di muat, belum di ketahui apakah ada yang tewas, tapi banyak yang menderita luka parah, sebab yang di hantam adalah gerbong khusus wanita dari bagian belakang KRL tersebut.***








