Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemimpinnya Tewas, Kenapa Iran Tetap Kuat dan Klaim Donald Trump Salah Besar? Ini Sebabnya!

Setiap komandan wilayah memiliki kewenangan untuk mengoperasikan pasukan, meluncurkan serangan balasan,

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
8 Maret 2026
in Internasional
Pemimpinnya Tewas, Kenapa Iran Tetap Kuat dan Klaim Donald Trump Salah Besar? Ini Sebabnya!

Klaim Donald Trump pasukan Iran lemah nol besar, pasukan Iran bisa bergerak tanpa komando pusat lakukan balasan ke AS dan Israel (dok, YT Tribunnewscom)

190
SHARES
1.5k
VIEWS

BEBASBARU.ID, INTERNASIONAL – Klaim Presiden AS Donald Trump militer Iran sudah lumpuh, ternyata salah besar, pasukan Iran tetap mampu bombardir Israel dan lakukan perlawanan.

Isu pasukan Iran di bantu Tiongkok dan Rusia juga makin menambah pusing pasukan AS, yang terlanjur yakin menang perang dalam waktu singkat, padahal faktaya tidak!

Baca Juga

Rudal Hipersonic Iran Bikin Tel Aviv Membara dan Terbakar

Pongah Ingin Kuasai Selat Hormuz, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Ngacir di Serang Drone Iran

Di kutp dari tribunnews.com, Minggu (08/03/2026), Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan rudal terhadap kilang minyak di Haifa, sebagai balasan atas penargetan fasilitas energi di Teheran.

Dalam sebuah pernyataan, Garda Revolusi mengatakan bahwa pasukannya “menyerang kilang minyak Haifa dengan rudal Kheibar Shekan sebagai tanggapan atas penargetan kilang minyak Teheran,” sebagai tanda eskalasi timbal balik antara kedua pihak dan penargetan fasilitas energi vital.

Meskipun sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan militer.

Tapi Iran mampu melancarkan serangan balasan secara cepat terhadap Amerika Serikat dan Israel Hal.

Hal ini dimungkinkan berkat doktrin militer yang dikenal sebagai “Mosaic Defense” atau pertahanan mozaik.

Serangan balasan Iran tidak hanya menargetkan kepentingan Amerika Serikat dan Israel, tetapi juga berbagai target di kawasan Timur Tengah, termasuk pangkalan militer AS di negara-negara Teluk, fasilitas minyak, hingga kapal tanker yang berlayar di sekitar kawasan tersebut.

Serangan pendahuluan yang dilakukan Amerika Serikat pada 28 Februari menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Khamenei serta komandan pasukan elit Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammad Pakpour.

Namun, alih-alih melemahkan kemampuan militer Iran, negara tersebut justru mampu melancarkan serangan balasan hampir seketika.

“Kemampuan tersebut berasal dari strategi “Mosaic Defense”, sebuah doktrin militer yang mulai dikembangkan Iran pada 2005 setelah pengalaman Amerika Serikat dalam perang Irak dan Afghanistan,” ungkap seorang analis militer Jepang kepada Tribunnews.com Minggu (8/3/2026).

Berbeda dengan sistem militer konvensional yang sangat bergantung pada pusat komando, doktrin ini menyebarkan kewenangan militer ke berbagai wilayah.

Dengan demikian, meskipun pusat kepemimpinan diserang, unit-unit militer di daerah tetap dapat beroperasi secara mandiri.

Korps Garda Revolusi Iran diketahui memiliki 31 komando regional di berbagai provinsi.

Para komandan daerah diberi kewenangan luas untuk mengambil keputusan operasional, termasuk meluncurkan serangan atau melakukan operasi militer tanpa menunggu instruksi langsung dari pusat.

Selain itu, fasilitas produksi senjata seperti drone dan sistem rudal juga tersebar di berbagai wilayah Iran.

Pasukan Iran juga dilatih dalam taktik perang gerilya untuk menghadapi konflik jangka panjang.

Sebelum wafat, Khamenei pernah memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap konflik dengan Iran berpotensi berkembang menjadi perang regional.

Peringatan tersebut kini tampaknya menjadi kenyataan setelah kematiannya memicu aktivasi strategi pertahanan mozaik dan memperluas konflik ke kawasan Teluk.

Bagi Amerika Serikat, situasi ini menunjukkan bahwa “decapitation strike” atau strategi menargetkan kepemimpinan tertinggi negara tidak serta-merta melumpuhkan kemampuan militer Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 1 Maret melalui platform X (sebelumnya Twitter) menegaskan bahwa serangan terhadap ibu kota Teheran tidak akan melemahkan kemampuan militer negaranya.

“Pemboman terhadap ibu kota tidak memengaruhi kemampuan tempur kami. Berkat sistem pertahanan mozaik yang terdesentralisasi, kami yang akan menentukan kapan dan bagaimana perang ini berakhir,” tulisnya.

Namun, sistem komando yang tersebar juga menimbulkan risiko baru.

Dengan kewenangan militer yang tersebar di berbagai wilayah, terdapat kekhawatiran bahwa konflik dapat semakin sulit dikendalikan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 7 Maret menyatakan bahwa dewan kepemimpinan sementara yang menggantikan fungsi pemimpin tertinggi telah memutuskan untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga yang tidak terlibat langsung dalam serangan terhadap Iran.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara di kawasan setelah beberapa serangan drone Iran dilaporkan mengenai wilayah negara tetangga, termasuk Azerbaijan.

Meski demikian, para pengamat menilai belum jelas sejauh mana keputusan dari pemerintah pusat dapat sepenuhnya mengendalikan operasi militer yang telah tersebar di berbagai wilayah tersebut.

Strategi ini dikembangkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai respons terhadap ancaman militer dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Dalam sistem tersebut, kekuatan militer tidak sepenuhnya bergantung pada satu pusat komando, tetapi dibagi menjadi banyak unit kecil yang dapat bertempur secara mandiri.

Konsep “mosaic” sendiri diambil dari istilah mozaik, yakni potongan-potongan kecil yang jika digabungkan membentuk satu kesatuan besar.

Dalam konteks militer, setiap unit pasukan memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri apabila komunikasi dengan pusat komando terputus.

Menurut sejumlah analis militer, Iran membagi kekuatan pertahanannya ke dalam unit-unit regional yang tersebar di berbagai provinsi.

Setiap komandan wilayah memiliki kewenangan untuk mengoperasikan pasukan, meluncurkan serangan balasan, maupun melakukan operasi gerilya jika terjadi konflik berskala besar.

Pendekatan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan yang menargetkan pusat komando militer atau pimpinan negara, yang dalam strategi militer modern sering disebut sebagai “decapitation strike”.

Selain pasukan reguler, sistem pertahanan mozaik juga melibatkan milisi rakyat seperti Basij, yang dapat dimobilisasi untuk memperkuat pertahanan lokal dan melakukan operasi perlawanan apabila wilayah Iran diserang.

Pengamat menilai doktrin ini merupakan bagian dari strategi perang asimetris Iran. Secara konvensional, kekuatan militer Iran dinilai tidak sebanding dengan militer negara-negara Barat.

Karena itu, Iran memilih pendekatan yang menekankan penyebaran kekuatan, mobilitas tinggi, serta kemampuan bertahan dalam perang jangka panjang.

Strategi pertahanan mozaik juga memanfaatkan kondisi geografis Iran yang luas dan bergunung-gunung. Medan tersebut dinilai dapat memperlambat pergerakan pasukan musuh sekaligus memberikan keuntungan bagi operasi pertahanan dan perang gerilya.

Dengan sistem ini, Iran berupaya memastikan bahwa negara tersebut tetap mampu memberikan perlawanan meskipun pusat komando militer mengalami kerusakan atau komunikasi nasional terganggu dalam situasi perang.***

Post Terkait

Rudal Hipersonic Iran Bikin Tel Aviv Membara dan Terbakar
Internasional

Rudal Hipersonic Iran Bikin Tel Aviv Membara dan Terbakar

6 Maret 2026
Pongah Ingin Kuasai Selat Hormuz, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Ngacir di Serang Drone Iran
Internasional

Pongah Ingin Kuasai Selat Hormuz, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Ngacir di Serang Drone Iran

6 Maret 2026
Perang Makin Brutal dan Meluas, Arab Saudi Siap Serang Iran, Oman Ketar-ketir!
Internasional

Perang Makin Brutal dan Meluas, Arab Saudi Siap Serang Iran, Oman Ketar-ketir!

1 Maret 2026
WW III: Di Bombardir Pasukan AS dan Israel, Iran Serang Pangkalan Militer AS di 8 Negara
Internasional

WW III: Di Bombardir Pasukan AS dan Israel, Iran Serang Pangkalan Militer AS di 8 Negara

28 Februari 2026
Skandal Jeffrey Epstein Sasar Pesohor, Mulai Donald Trump Hingga Elon Musk Termasuk Leonardo DiCaprio!
Internasional

Skandal Jeffrey Epstein Sasar Pesohor, Mulai Donald Trump Hingga Elon Musk Termasuk Leonardo DiCaprio!

4 Februari 2026
Rampok Minyak dan Gas yang Cadangannya Kalahkan Milik Arab, Alasan Donald Trump Kuasai Venezuela!
Internasional

Rampok Minyak dan Gas yang Cadangannya Kalahkan Milik Arab, Alasan Donald Trump Kuasai Venezuela!

4 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    574 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.