BEBASBARU.ID, GOSIP – Publik figure yang suarakan kebakaran lahan dan hutan kini mulai bertanya-tanya, kenapa media social mereka di batasi usai bersuara soal karhutla tersebut.
Salah satunya, comedian Lapor Pak dan Brownes Wendi Cagur, ia turut menyuarakan keresahan tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah.
Akan tetapi, dia curiga adanya pembatasan akses terhadap unggahan ulang atau repost yang dibagikannya melalui Instagram Story.
“Semenjak gue speak up tentang karhutla kemaren, gue baru sadar ternyata perlahan akses orang lain melihat apa yang gue repost di instastory gue ternyata sangat sangat dibatasi. Edaaaaaan. Hahahahahahaha,” tulis Wendi Cagur melalui akun miliknya di Instagram baru-baru ini.
“Padahal kan gue cuma menyampaikan apa yang menjadi keresahan gue. Cuma bersuara kecil tentang kondisi yang jadi concern gue. Masa bersuara tentang karhutla gak boleh,” sambungnya.
Dikutip dari jpnn.com, Kamis (22/10/2026), Wendi Cagur mengatakan bahwa dirinya hanya berusaha untuk menyuarakan apa yang dirasakannya.
Dia kemudian menyinggung konten dan komentar mengenai judi online (judol) serta pinjaman online (pinjol) yang justru masih banyak di media sosial, sementara pembahasan karhutla dibatasi.
“Sementara konten-konten dan komen-komen judol dan pinjol masih merajalela. Kok bisa?” beber pengisi acara Lapor Pak itu.
Oleh sebab itu, Wendi Cagur mengajak masyarakat untuk tetap menyuarakan kepedulian terhadap karhutla.
Dia berharap penanganan karhutla di Kalimantan, Sumatera, Papua benar-benar maksimal.
“Buat teman-teman yang lain jangan berhenti bersuara yah. Minimal sampai bencana ini beneran selesai ditangani. Fighting!!!” tutup Wendi Cagur.***







