BEBASBARU.ID, SEPALBOLA – Setelah beberapa dekade pimpin Real Madrid, kini petahana Presiden Real Madrid Florentino Perez mendapatkan penantang serius di pemilihan Presiden Real Madrid.
Tak main-main, selain masih muda, calon Presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, juga tak ragu menebar janji serta misinya jika terpilih sebagai orang nomor satu di Santiago Bernabeu.
Dia janjikan perubahan besar di Real Madrid dan akan datangkan pemain-pemain bintang serta pelatih hebat, tapi bukan Spesial One itu.
Sehingga, saat ini Iklim politik di tubuh Real Madrid memanas jelang pemilihan presiden pada Minggu (7/6/2026).
Secara frontal, pria 37 tahun itu menyampaikan visi-misi yang bertolak belakang dengan ide Perez melanggengkan kekuasaannya.
Ambil saja contoh perbedaan janji mereka soal perekrutan pelatih baru. Jika Perez menjanjikan kedatangan Jose Mourinho dengan segera, Riquelme bersikap sebaliknya.
Dia menolak kedatangan kembali The Special One dan akan memilih pelatih dengan ide segar yang belum pernah diterapkan di ruang ganti Los Blancos.
Di antara kandidat yang digadang-gadang favorit Riquelme ialah Juergen Klopp dan Mikel Arteta. Bos perusahaan energi COX Group itu juga berjanji bakal mengangkat legenda klub, Raul Gonzalez, sebagai direktur olahraga.
Saat ini kendali utama dalam keputusan perekrutan pemain masih dipegang sepenuhnya oleh Florentino Perez. “Menurut saya, ada beberapa momen di mana dia (Mourinho) tidak mewakili Real Madrid,” kata Riquelme.
“Saya, sebagai penggemar dan anggota klub Real Madrid, merasa tidak nyaman.”
“Jika saya menang dalam pemilihan ini, saya akan mendatangkan pelatih superstar ke Madrid. Pelatih terbaik yang bisa Anda bayangkan.”
“Jose Mourinho bukanlah pelatih kami. Kami akan mendatangkan sosok yang benar-benar diinginkan oleh semua penggemar,” katanya, dikutip dari ESPN, Kamis (04/2026).
Kemudian apabila diberi kepercayaan memimpin, Riquelme juga menyebutkan bintang baru yang akan dia datangkan ke Bernabeu.
“Erling Haaland dan Rodri adalah rekrutan bintang saya jika terpilih menjadi Presiden Real Madrid.”
“Haaland memiliki klausul pelepasan (di Man City), dan dia ingin bergabung dengan Madrid,” tegasnya.
Bukan cuma berani menebar janji merekrut bomber tajam Norwegia dan sang metronom wahid asal Spanyol, Riquelme sudah meniupkan psywar yang frontal kepada kubu Barcelona.
Dia bertekad menyudahi krisis gelar juara Los Blancos dan mengakhiri dominasi Barca dua musim beruntun. Riquelme bahkan menginginkan Barcelona musnah saja dari peredaran.
“Saya ingin melihat Barca di divisi dua (Segunda Division), saya sangat ingin itu,” ujarnya tanpa ragu.
“Hal tersebut akan membuat saya bahagia. Bukan berarti tidak menghormati, tapi saya tidak akan keberatan dengan itu. Saya ingin Real Madrid menang. Saya mau tim Real Madrid yang kuat,” ucapnya lagi blak-blakan.***







