Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Ngeyel dan Tak Mau Bertanggung Jawab Tewasnya 3 Anggota TNI di Lebanon

Meski menyampaikan ucapan belasungkawa, sejak awal Danon sudah dalam posisi defensif sambil menyalahkan Hizbullah.

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
2 April 2026
in Internasional
Israel Ngeyel dan Tak Mau Bertanggung Jawab Tewasnya 3 Anggota TNI di Lebanon

Israel ogah bertanggung jawab atas tewasnya 3 pasukan UNIFIL asal Indonesia (dok, tangkapan layar)

190
SHARES
1.5k
VIEWS

BEBASBARU.ID, INTERNASIONAL – Bukan Israel namanya kalau tidak ngeles dan cari pembenaran atas tewasnya 3 anggota TNI yang bertugas sebagai The UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL), di Lebanon Selatan.

Perwakilan mereka di PBB malah menyalahkan pihak Hizbullah dan Iran yang di tuding penyebabnya, aneh dan keras kepala bukan?

Baca Juga

Israel Mulai Main Api, Sengaja Pancing Turki dan Suriah ke Dalam Perang

Donald Trump Dikabarkan Ogah Malu, Mau Bom Nuklir Iran

Hal ini disampaikan oleh Perwakilan Permanen Israel untuk PBB Danny Danon dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengenai situasi Lebanon, pada Selasa (31/3).

Di kutip BEBASABARU.ID dari jpnn, Kamis (02/04/2026), sidang darurat ini diselenggarakan atas desakan Indonesia bersama Prancis, sebagai wujud komitmen panjang Indonesia terhadap operasi perdamaian PBB.

Meski menyampaikan ucapan belasungkawa, sejak awal Danon sudah dalam posisi defensif sambil menyalahkan Hizbullah.

Dia mengklaim kelompok Hizbullah yang bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan UNIFIL, yang telah menewaskan tiga prajurit TNI.

Dia menyebut, pasukan UNIFIL terkena alat peledak Hizbullah dalam sebuah insiden di dekat Bani Hayyan.

Selain itu, penembakan terhadap posisi UNIFIL di dekat Adchit al-Qusayr pada tanggal 29 Maret, yang menyebabkan gugurnya penjaga perdamaian UNIFIL secara tragis, juga dituding dilakukan oleh kelompok tersebut.

“IDF (Pasukan Pertahanan Israel) tidak melepaskan tembakan di sekitar lokasi tersebut. Situasinya sangat kompleks. Keadaan berubah dengan sangat cepat dan berbahaya,” ujarnya disimak dari UN web TV.

Menurut dia, pihaknya tidak menginginkan eskalasi tersebut. Justru Hizbullah yang memulai dengan menembaki pasukan Israel dengan alasan membalas kematian pemimpin tertinggi Iran.

“Hizbullah telah melakukan serangan terkoordinasi terhadap warga sipil Israel atas arahan dari Teheran. Lebih dari 5.000 roket, rudal, dan drone telah ditembakkan kepada rakyat kami. Banyak dari serangan ini diluncurkan dari daerah selatan Sungai Litani,“ jelasnya.

Menurut dia, Hizbullah tertanam sangat dalam di seluruh Lebanon selatan. Mereka beroperasi dari desa-desa, meluncurkan serangan dari area sipil, dan menempatkan diri mereka dekat dengan pasukan UNIFIL.

Dalam momen itu, ia bahkan menunjukkan peta lokasi Hizbullah yang beroperasi tepat di samping posisi UNIFIL.

Termasuk empat senjata peluncur Hizbullah yang diarahkan ke Israel pada 9, 10, dan 11 Maret, di dekat Haniyeh, tepat di samping posisi UNIFIL 510.

“Hizbullah sengaja beroperasi di dekat posisi PBB dan menempatkan mereka langsung di garis api. Kami memberitahu UNIFIL agar mereka sadar akan risiko ini dan mengambil tindakan pencegahan,” sambungnya.

Pemerintah Indonesia melalui Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Umar Hadi merespon pernyataan tersebut dengan tegas. Kepada majelis, dia menekankan, bahwa Indonesia tidak ingin mendengar alasan-alasan dari Israel.

Namun, mendesak segera dilakukannya penyelidikan yang transparan atas serangan pada pasukan penjaga perdamaian di Lebanon.

“Kami menuntut penyelidikan oleh PBB, bukan alasan dari Israel. Kami menuntut agar Dewan Keamanan terus mengawal perkembangan penyelidikan dan segera menindaklanjuti hasilnya,” tegasnya.

Dia menegaskan bahwa para pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Kekebalan hukum tidak boleh menjadi standar, dan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak boleh diulangi atau ditoleransi.

Di awal pidatonya yang berdurasi kurang lebih 9 menit, Umar secara lantang membacakan nama-nama korban jiwa yang merupakan pasukan Indonesia dari unsur TNI.

Zulmi Aditya Iskandar, Mayor Infanteri, 33 tahun. Muhammad Nur Ichwan, Sersan Satu, 25 tahun. Juga Fahrizal Rhomadhon, Kopral, 27 tahun.

Saat menyebut usia mereka, Umar selalu menggunakan kata “young” alih-alih “old” seperti biasanya.

Hal ini sebagai penekanan, bahwa para prajurit ini masih sangat muda dan harusnya dapat memiliki masa depan panjang jika tidak menjadi korban kejahatan perang.

“Izinkan saya memulai dengan menghormati kenangan para pejuang perdamaian yang gugur dengan menyebutkan nama-nama mereka di Ruang Sidang yang terhormat ini,” ujarnya.

Dia juga sempat menyebut satu persatu nama prajurit Indonesia yang terluka. Mulai dari Kapten Sulthan Wirdean Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Prajurit Kadet Deni Rianto.

Kembali Kecam Serangan pada UNIFIL

Selanjutnya, Umar pun menumpahkan semua duka, kemarahan, dan frustrasi mendalam dari Pemerintah dan rakyat Indonesia atas serangan terhadap pasukan pemelihara perdamaian (peacekeepers) Indonesia pada sidang tersebut.

Yang diyakininya, rasa duka, amarah, dan frustrasi ini juga dirasakan secara luas oleh masyarakat dunia. Sebab, ini bukan hanya kehilangan besar bagi Indonesia tapi juga semua pihak, termasuk PBB.

Ia pun kembali menegaskan sikap Indonesia yang mengecam keras serangan keji terhadap penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di UNIFIL, pada 29 dan 30 Maret 2026 lalu.

“Kami tidak dapat menerima pembunuhan terhadap para penjaga perdamaian ini. Para penjaga perdamaian ini gugur dan terluka saat menjalankan mandat yang dipercayakan kepada mereka oleh Dewan ini sendiri,” paparnya.

Secara tegas, ia pun mendesak semua pihak terkait untuk memastikan pemulangan jenazah ketiga personel yang wafat secara cepat, aman, dan bermartabat.

Termasuk, memastikan diberikannya perawatan medis terbaik dan komprehensif bagi lima penjaga perdamaian yang terluka untuk memastikan pemulihan mereka secara penuh dan cepat.

Sindir Pihak yang Salahkan Korban

Di samping itu, ia turut menyentil adanya beberapa pihak yang berargumen bahwa para prajurit yang gugur ini memang berada di zona perang aktif.

Narasi ini seolah mengabaikan pertanyaan mendasar mengenai siapa yang bertanggung jawab menciptakan dan mempertahankan zona permusuhan aktif tersebut.

“Eskalasi saat ini tidak muncul begitu saja. Hal ini berakar dari infiltrasi berulang kali oleh Militer Israel ke wilayah Lebanon,” tegasnya.

“Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon,” sambungnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, bahwa seiring dengan meningkatnya eskalasi di Lebanon Selatan dalam beberapa minggu terakhir, serangan terhadap penjaga perdamaian UNIFIL ternyata juga turut meningkat.

Serangan berulang ini pun dinilainya bukan sekadar insiden biasa. Tapi, serangan yang disengaja yang bertujuan untuk merusak UNIFIL dan menghalangi kemampuannya dalam memenuhi mandat Resolusi 1701.

Dia menyebut, serangan-serangan ini merupakan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Sehingga dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.

“Oleh karena itu, kami menuntut investigasi yang segera, menyeluruh, dan transparan. Izinkan saya mempertegas: kami menuntut investigasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, bukan dalih dari pihak Israel,” tegasnya.

Selain itu, Indonesia juga menuntut jaminan tegas dari semua pihak yang terlibat, termasuk Israel, untuk menegakkan kewajiban mereka di bawah hukum internasional.

Indonesia mendesak agar serangan dan perilaku agresif yang membahayakan personel dan aset PBB segera menghentikan.

Semua pihak juga diminta menahan diri dari tindakan apa pun yang memperparah permusuhan.

Umar juga menyentil fungsi DK PBB dan Sekjen PBB. Dia meminta, agar PBB segera menerapkan langkah-langkah darurat untuk memastikan perlindungan penuh bagi personel dan aset UNIFIL.

Termasuk peninjauan protokol pengaturan keamanan, serta aktivasi rencana kontingensi dan evakuasi yang sepadan dengan perkembangan di lapangan.***

Tags: HizbullahIndonesiaIsraelPBBprajuritUnifil

Post Terkait

Israel Mulai Main Api, Sengaja Pancing Turki dan Suriah ke Dalam Perang
Internasional

Israel Mulai Main Api, Sengaja Pancing Turki dan Suriah ke Dalam Perang

19 Agustus 2026
Donald Trump Dikabarkan Ogah Malu, Mau Bom Nuklir Iran
Internasional

Donald Trump Dikabarkan Ogah Malu, Mau Bom Nuklir Iran

17 Agustus 2026
Bantah Klaim Donald Trump, Iran Justru Kunci Selat Hormuz
Internasional

Bukan Lagi Soal Nuklir! Selat Hormuz Dijadikan Alat Tekanan, Sanksi Ekonomi Kembali Dilakukan!

13 Agustus 2026
Donald Trump Hari Ini Ngomong Tempe Besok Tahu, Iran Sudah Hapal Gayanya!
Internasional

Donald Trump Hari Ini Ngomong Tempe Besok Tahu, Iran Sudah Hapal Gayanya!

13 Agustus 2026
Bantah Klaim Donald Trump, Iran Justru Kunci Selat Hormuz
Internasional

Bantah Klaim Donald Trump, Iran Justru Kunci Selat Hormuz

13 Agustus 2026
Gara-gara Donald Trump: 7 Serdadunya Saling Bunuh, Stress Kelamaan Tugas di Laut!
Internasional

Gara-gara Donald Trump: 7 Serdadunya Saling Bunuh, Stress Kelamaan Tugas di Laut!

12 Agustus 2026
Next Post
Iran Ejek Donald Trump dan Sebut Lanjut atau Berhenti Perang Negaranya yang Menentukan

Iran Ejek Donald Trump dan Sebut Lanjut atau Berhenti Perang Negaranya yang Menentukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    614 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.