Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Olahraga & Gaya Hidup

Blok M Dulu Sempat Jaya, Redup dan Mati Suri, Kini Kembali Menggeliat!

Pedagang mie ayam bakso, Amin (38), yang telah berjualan lebih dari satu dekade di kawasan tersebut menyebut fase pandemi merupakan pukulan terberat.

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
29 Mei 2026
in Olahraga & Gaya Hidup
Blok M Dulu Sempat Jaya, Redup dan Mati Suri, Kini Kembali Menggeliat!

Blok M tahun 2000 an dan kini tahun 2026 yang mulai ramai lagi (dok, detik)

189
SHARES
1.5k
VIEWS

BEBASBARU.ID, GAYA HIDUP – Anda yang lahir tahun 60, 70 an dan 80 an dan pernah nonton film-film bertema remaja dulu di bioskop, pasti ingatannya akan melayang ke kawasan Blok M.

Tempat yang dulu jadi arena ngeceng anak muda paling terkena se Indonesia sempat mati suri tahun 2013 dan puncaknya kala COVID-19 dahulu, kini situasi berbeda terlihat.

Baca Juga

Isu Pep Guardiola Latih Al Nassr, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo? Ini Kata Jorge Jesus

Hadiah Juara Liga Arab Masih Gede Gaji Satu Minggu Cristiano Ronaldo di Al Nassr

Di kutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (29/05/2026), siklus tata kota itu kembali berputar. Kawasan Blok M di Jakarta Selatan kembali mencatat peningkatan mobilitas pengunjung.

Beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT) serta kehadiran ruang publik seperti Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Hingga area M Bloc Space menjadikan kawasan ini kembali ‘manyala’ dan ramai dikunjungi sebagai titik kumpul, terutama oleh generasi muda.

Sejarah pembangunan

Keramaian dan fungsi Blok M sebagai pusat mobilitas warga memiliki rekam jejak yang panjang. Dilansir dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), sejarah pembangunan Blok M sudah dimulai sejak tahun 1940-an pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Kala itu, kawasan Gambir dinilai sudah terlalu padat. Pusat pemerintahan berada di sana dengan keberadaan Istana yang hingga saat ini jadi Istana Kepresidenan.

Sebagai solusi, pemerintah kolonial merancang sebuah kota satelit baru di wilayah Kebayoran. Konsep perumahannya meniru tata ruang taman kota di kawasan elite Menteng, di mana wilayah tersebut dibagi menjadi beberapa blok abjad, mulai dari Blok A hingga Blok S. Dari pembagian tersebut, Blok M ditetapkan sebagai kawasan pusat kota.

Gagasan tata ruang ini terus berlanjut pasca kemerdekaan. Sejarawan Andi Achdian, menjelaskan bahwa setelah pengakuan kedaulatan pada tahun 1949, pemerintah Republik Indonesia melanjutkan rencana besar untuk membangun kota satelit di Kebayoran dengan rancangan yang terintegrasi.

Andi mengatakan, di bawah eksekusi arsitek Mohammad Soesilo, kawasan Kebayoran didesain dengan konsep yang modern.

“Sejarahnya kan yang terutama kan sejak 1949, pengakuan kedaulatan. Terus ada rencana besar waktu itu menjadikan Jakarta jadi ibu kota, untuk membangun satu kota satelit baru di wilayah Kebayoran itu,” kata Andi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (20/5).

Arsitek yang ditunjuk saat itu menurut Andi adalah seorang Belanda. Sementara sebagai pelaksananya merupakan orang Indonesia yakni Mohammad Soesilo.

“Dia diberikan tanggung jawab untuk membangun satu kawasan. Maka wilayah Kebayoran pada saat itu dibangunlah model-model perumahan modern yang terintegrasi,” ujar Andi.

Sistem terpadu yang dirancang di Kebayoran saat adalah hunian yang dilengkapi dengan sistem transportasi, kawasan niaga hingga kawasan bisnis (perkantoran).

“Jadi itu adalah sebuah desain modern yang diterapkan di dalam pembentukan kota satelit sejak awal terbentuknya Republik Indonesia ya,” ujar Andi

Andi juga mengatakan, Blok M memang sengaja dirancang untuk lebih menonjol dibandingkan dengan blok yang lainnya. Blok M dirancang lengkap dan jadi pusatnya.

“Memang dia sejak awal kan dirancang sebagai hub-nya ya, sebagai titik node yang menghubungkan wilayah-wilayah lain. Dan Blok M menjadi satu pusat transit dari transportasi untuk di wilayah Jakarta waktu itu. Jadi memang dia lebih menonjol perkembangannya beda dengan misalnya Blok K, Blok G yang kemudian jadi perumahan,” ujar Andi.

Pusat pertokoan, “Little Tokyo”, dan Lintas Melawai

Memasuki dekade 1970 hingga 1980-an, Kawasan Kebayoran Baru mengalami perkembangan pesat seiring dengan munculnya kelas menengah baru akibat pertumbuhan ekonomi. Hal ini berdampak langsung pada wajah Blok M yang berevolusi menjadi pusat niaga dan hiburan.

“Awalnya pemukiman di kawasan Kebayoran itu diperuntukkan untuk menampung pegawai-pegawai Indonesia baik ada yang jabatan-jabatan tinggi. Jadi mereka adalah kelas menengah baru Indonesia yang menyerap kemakmuran ekonomi dekade 70-an 80-an,” ujar Andi.

“Sehingga muncullah sebuah gaya hidup baru yang memberikan tempat untuk leisure buat anak-anak kelas menengah ini,” sambungnya.

Merujuk data Kemenpar, perkembangan pesat kawasan ini juga dipicu keberadaan Terminal Bus Blok M dan menjamurnya pertokoan modern. Jalan Melawai mendapat julukan “Little Tokyo” karena banyaknya restoran Jepang di Kawasan tersebut.

Kawasan Melawai juga popular di kalangan ekspatriat Jepang, yang sejak lama bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Jakarta kala itu.

Bagi kalangan anak muda, Blok M adalah kiblat tren. Kehadiran Aldiron Plaza hingga American Hamburger (AH) menjadi tempat yang sangat ikonis. Puncaknya adalah fenomena kumpul anak muda di Kawasan Melawai.

Menurut Andi, Lintas Melawai pada masa itu sudah berfungsi sebagai ruang publik untuk unjuk status sosial secara langsung.

“Kalau zaman sekarang kan pamernya di medsos. Dulu kan harus tatapan langsung. Jadi orang-orang pakai sepatu yang impor, pakai pakaian yang impor, gaya rambut, pamernya di ruang publik, langsung,” ujar Andi.

Memasuki awal tahun 2000-an, tren perbelanjaan bergeser dengan menjamurnya mal-mal berskala besar dan berkonsep megah di Jakarta.

Menurut Andi, pergeseran ini menjadi titik awal jatuhnya pamor Blok M. Kawasan ini dinilai tak lagi mampu mengakomodasi selera kelas menengah atas.

“Awal 2000 itu Jakarta ada semacam kebangkitan ekonomi baru. Sebenarnya akhir 90-an itu sudah mulai mal-mal baru kan. Jadi ada pusat-pusat perbelanjaan baru yang mungkin lebih sophisticated ya dibanding Blok M gitu buat orang kaya atau kelas menengah Indonesia,” ujar Andi.

Realita fase mati suri ini juga sangat dirasakan oleh para pedagang lama di mal bawah tanah Blok M. Faris (31), Pemilik toko pakaian Blok M Fashion yang meneruskan usaha keluarga sejak tahun 1990.

“Semenjak tahun 2013-an itu sudah mulai redup. Cuma habis-habisnya itu di 2018-an, itu sudah banyak yang ditinggalin (oleh pengunjung dan penyewa),” ujar Faris di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).

Masa redup atau mati suri kawasan Blok M ini mencapai titik terendah ketika pandemi COVID-19 melanda. Pembatasan mobilitas membuat tingkat kunjungan anjlok drastis, memaksa banyak pertokoan di kawasan Blok M tutup karena sepi pengunjung.

Pedagang mie ayam bakso, Amin (38), yang telah berjualan lebih dari satu dekade di kawasan tersebut menyebut fase pandemi merupakan pukulan terberat.

Menurutnya pandemi membuat orang enggan belanja atau jalan-jalan ke Blok M karena tak punya uang. Pengunjung tak juga datang meski diskon sudah diberikan saat itu.

Karena pandemi itu kan krisis global ya. Kalau bagi saya itu kan krisis global tuh semua, enggak nggak bisa berarah lah berjalan,” ujar Amin.

Pemulihan melalui infrastuktur dan nilai sejarah

Setelah sempat mengalami masa penurunan, Blok M kini kembali menonjol dalam tata kota Jakarta. Andi mengatakan bahwa faktor utama pemulihan kawasan ini adalah aksesibilitas infrastruktur transportasi, yakni beroperasinya Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta pada tahun 2019 yang terintegrasi dengan halte TransJakarta.

“Transportasi kan menjadi akses, menjadi salah satu syarat berkembangnya sebuah wilayah ya, di mana-mana, secara hukum ekonomi kan. Tanpa akses sebuah wilayah akan mati,” kata Andi.

Ia menilai keberadaan MRT dan integrasi TransJakarta membuat Blok M makin berkembang pesat.

Selain kemudahan akses, Andi menyebut kebangkitan Blok M juga sejalan dengan pergeseran gaya hidup anak muda masa kini yang kekinian. Saat ini hubungan antarmanusia tak terbatas wilayah belaka. Koneksi global di era medsos membuat gaung Blok M cepat menyebar.

Lebih lanjut, ia menyebut kebangkitan kawasan Blok M juga didorong oleh strategi penataan kota yang kini fokus pada pemanfaatan nilai sejarah (heritage). Bangunan-bangunan lama yang dialihfungsikan tanpa menghilangkan bentuk aslinya.***

Tags: Blok MJakartamalmati suriperbelanjaan

Post Terkait

Isu Pep Guardiola Latih Al Nassr, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo? Ini Kata Jorge Jesus
Olahraga & Gaya Hidup

Isu Pep Guardiola Latih Al Nassr, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo? Ini Kata Jorge Jesus

23 Mei 2026
Tekanan Luar Biasa Bagi Cristiano Ronaldo Sebelum Al Nassr Juara Liga Arab
Olahraga & Gaya Hidup

Hadiah Juara Liga Arab Masih Gede Gaji Satu Minggu Cristiano Ronaldo di Al Nassr

22 Mei 2026
Tekanan Luar Biasa Bagi Cristiano Ronaldo Sebelum Al Nassr Juara Liga Arab
Olahraga & Gaya Hidup

Tekanan Luar Biasa Bagi Cristiano Ronaldo Sebelum Al Nassr Juara Liga Arab

22 Mei 2026
Cristiano Ronaldo Sudah Taklukan 4 Liga, Berapa Gelarnya? Target Berikut 1.000 Gol
Olahraga & Gaya Hidup

Cristiano Ronaldo Sudah Taklukan 4 Liga, Berapa Gelarnya? Target Berikut 1.000 Gol

22 Mei 2026
Gol Haaland Hanya Mampu Bikin City Terhindar Kalah dari Bournemouth, Arsenal Berpesta!
Olahraga & Gaya Hidup

Gol Haaland Hanya Mampu Bikin City Terhindar Kalah dari Bournemouth, Arsenal Berpesta!

20 Mei 2026
Tinggal Selangkah Lagi Arsenal Akhiri Kutukan Runner Up! Man City Kini Dibawah Tekanan
Olahraga & Gaya Hidup

Tinggal Selangkah Lagi Arsenal Akhiri Kutukan Runner Up! Man City Kini Dibawah Tekanan

19 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    595 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    476 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.