BEBASBARU.ID, LINTAS KALIMANTAN – Walaupun Kalsel-Kalteng kemarin di landa hujan, tapi suhu di kedua propinsi ini tetap menduduki paling panas di bandingkan dengan Kalbar, Kaltim dan Kaltara.
Minimnya tutupan awan akibat atmosfer yang kering membuat radiasi matahari memancar tanpa penghalang ke permukaan bumi.
Dampaknya, suhu udara di sejumlah wilayah Kalimantan melonjak drastis hingga memecahkan rekor tertinggi nasional.
Dalam pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mendominasi daftar wilayah bertemperatur paling mendidih di Indonesia:
Banjarbaru (Kalsel): Stasiun Klimatologi Kalsel mencatat suhu maksimum mencapai 38,2°C (tertinggi se-Indonesia).
Banjarmasin/Banjarbaru (Kalsel): Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mencatat suhu mencapai 38,2°C.
Palangka Raya (Kalteng): Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut mencatat suhu menyengat hingga 37,9°C.
BMKG menjelaskan, gelombang kering dan cuaca panas terik ini berkaitan erat dengan fenomena El Niño yang saat ini berada pada intensitas sangat kuat.
Anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3,4 tercatat mencapai plus 2,76 derajat Celsius, yang diprediksi masih akan memberikan pengaruh signifikan hingga awal tahun 2027.
Meski demikian, terdapat titik terang bagi sebagian wilayah Kalimantan. BMKG mengindikasikan bahwa beberapa kawasan seperti Kalimantan Timur (Kaltim) perlahan mulai memasuki masa transisi menuju musim hujan.
Namun bagi wilayah Kalteng, Kalsel, dan sekitarnya yang masih terkepung HTH ekstrem dan suhu tinggi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjaga ketersediaan air bersih, serta memantau perkembangan cuaca resmi dari BMKG.***







