BEBASBARU.ID, KRIMINAL – Gembong narkoba asal Kalsel Fredy Pratama masih buron hingga kini dan polisi belum jugaberhasil menangkapnya.
Ironisnya, anak buahnya malah bisa gentayangaan edarkan narkoba miliknya dan kini Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan amankan 54,8 kilogram narkoboy jenis sabu.
Di duga, peredaran gelap narkotika yang diduga berasal dari jaringan gembong narkoba Fredy Pratama.
Dikutip BEBASBARU.ID dari Banjarmasin.tribunnews.com, Kamis (05/06/2025), Polda Kalsel juga menyita barang bukti 10.355 butir pil ekstasi, dan 9.401 butir obat keras.
Barang bukti tersebut ini merupakan pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kalsel dan Polres jajaran sejak akhir April hingga awal Juni 2025.
Dimana Barang bukti sebanyak 44.661,67 gram sabu dan 10.085,5 butir ekstasi, diungkap Ditresnarkoba Polda Kalsel.
Sedangkan 10.194,28 gram sabu, 269,5 butir ekstasi dan 9.401 butir obat keras diungkap Polres jajaran.
“Jumlah tersangka yang diamanakan 239 orang. 3 pelaku berasal dari luar Kalimantan Selatan dan terafiliasi dengan jaringan Fredy Pratama yang saat ini masih DPO Bareskrim,” papar Kapold Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan
Kapolda menyebut, berdasarkan keterangan para tersangka, narkoba tersebut masuk dari Malaysia ke Kalimantan Barat (Kalbar). Kemudian masuk ke wilayah Kalsel dan juga masuk ke berbagai daerah lain di Indonesia.
“Jaringan ini antar daerah,” kata Kapolda saat konfrensi pers di Mako Polda Kalsel, Rabu (4/6/2025).
Kapolda Kalsel mengatakan pihaknya perlu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menanggulangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kalsel.
“Khusunya kepada generasi muda kita mengimbau untuk tidak menggunakan narkoba ini karena adalah musuh kita bersama dan merusak bangsa kedepan,” katanya.
Dengan pengungkapan ini juga Polda Kalsel berhasil menyelamatkan sebanyak 286.574 orang dari bahaya narkoba.***