Kho Ping Hoo Istana Pulau Es (Bab 576), Yan Hwa Nyamar Jadi Gadis Dusun
BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Ketika Ji Kun melepaskan pelukannya, gadis itu terhuyung ke belakang dan menangis. "Suheng! Engkau.... engkau....!" Yan Hwa ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Ketika Ji Kun melepaskan pelukannya, gadis itu terhuyung ke belakang dan menangis. "Suheng! Engkau.... engkau....!" Yan Hwa ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – "Akan tetapi, mengapa kita bermalam di sini, tidak langsung terus ke Siang-tan?" tanya seorang perwira lain. "Hemm, ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Di dalam kota, sedangkan kita berada jauh di luar kota, enak-enakan. Sungguh harus malu!" Yan Hwa mencela. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Menalukkan kota benteng yang amat kuat ini! *** Kedua orang panglima pembantu Maya yaitu Kwa-huciang dan Theng-ciangkun. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Bahwa engkau bukanlah seorang sekutu Kerajaan Mancu?" Setelah bertanya demikian, sambil menanti jawaban Maya memandang dengan sinar ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Mempertaruhkan apa saja untuk menangkap panglima wanita yang telah banyak merugikan Kerajaan Sung itu. "Suma Hoat, ingatlah ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Maya memutar otaknya. Pemuda putera musuh besar ini harus dibunuh, akan tetapi apa yang dikatakannya mengandung kebenaran. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Khu Siauw Bwee, juga gagal karena gadis itu telah mencinta orang lain dan dia tidak berani bermain ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Guncang jantungnya itu melompat pergi, Suma Hoat cepat meloncat pula mengejar. "Apakah dia mata-mata?" tanya Siangkoan Lee. ...
Read moreBEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Nya dari belakang dengan sebatang pedang. Dengan mudah saja Maya membalikkan tubuh, membiarkan pedang lawan dan sekali ...
Read more© 2018 JNews by Jegtheme.