BEBASBARU.ID – Cuaca panas menggantang dalam 2 mingguan ini berimbas serius bagi persawahan, terutama yang berada di Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.
Tanah persawahan mulai retak-retak kekurangan air, apalagi dalam waktu satu mingguan ini tidak ada hujan, maka puso atau gagal panen akibatk kekeringan akan melanda sawah di daerah ini.
Dari pantauan redaksi BEBASBARU.ID di lapangan, memang sudah banyak sawah yang tanahnya mengering dan retak-retak.
Bahkan ada sawah yang belum di traktor, karena tanah terlanjur kering, sehingga mesih pengolah sawah tersebut tak bisa bekerja normal untuk hancurkan tanah buat bercocok tanam.
“Kalau sampai tidak turun hujan semingguan ini, alamat padi akan mati kekeringan,” kata seorang warga.
Puso adalah istilah petani untuk gagal panen, terutama pada tanaman padi, yang terjadi karena kerusakan parah akibat bencana alam seperti banjir, kekeringan, atau serangan hama seperti wereng.
Mengakibatkan tanaman mati atau tidak bisa menghasilkan gabah yang layak panen, dan pemerintah sering memberikan bantuan stimulan untuk petani yang terdampak.
Istilah ini sering muncul dalam laporan berita terkait pertanian dan penanggulangan bencana.***







