BEBASBARU.ID, SEPAKBOLA – Mogoknya Cristiano Ronaldo saat Al Nassr menggebuk Al Riyadh, Senin (02/02/2026) lalu, saat timnya menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Sadio Mane.
Mogoknya Ronaldo di klaim akibat ketidak puasan sang mega bintang itu dengan ketidak adilan yang ia rasakan bersama klubnya Al Nassr.
Kini situasi makin panas, setelah adanya rumor kepindahan Vinicius Junior dari Real Madrid, yang kembali mencuat setelah CEO Al Hilal secara terbuka menyatakan minatnya terhadap bintang Brasil tersebut.
Dilansir dari Mundo Deportivo, Al Hilal masih bersedia menjamu bintang asal Brasil itu jika tawaran tersebut ditanggapi serius oleh sang pemain.
Situasi ini berpotensi memicu kegelisahan mendalam bagi Cristiano Ronaldo, yang saat ini masih berseragam Al Nassr di Liga Arab Saudi.
Belakangan ini, Ronaldo dilaporkan sedang kecewa dengan PIF (Public Investment Fund) lantaran terkesan menganaktirikan Al Nassr dibandingkan klub-klub lainnya yang juga dikelola oleh lembaga investasi Arab Saudi tersebut.
PIF yang merupakan pihak pengelola Dana Investasi Publik Arab Saudi, mengendalikan 75% saham di empat klub, yaitu Al Nassr, Al Ahli, Al Ittihad, dan Al Hilal.
Mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu merasa iri karena pihak PIF tidak setara dalam mengelola keempat klub dan cenderung lebih mengutamakan Al Hilal.
Kekesalan Ronaldo semakin bertambah setelah eks rekan satu timnya di Real Madrid, Karim Benzema, baru saja resmi berlabuh ke Al Hilal setelah direkrut dari Al Ittihad.
Berita tentang kekecewaan Ronaldo diperkuat fakta pemain berusia 41 tahun itu absen dalam lanjutan Liga Arab Saudi kala Al Nassr melawat ke markas Al Riyadh, Senin (2/2/2026) lalu.
Pemain asal Portugal itu benar-benar tidak tampil saat timnya menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Sadio Mane.
Kini, desas-desus kepindahan Vinicius Junior ke Al Hilal kembali santer terdengar setelah pernyataan resmi dari CEO klub tersebut.
CEO Al Hilal, Esteve Calzada, secara terbuka menyatakan bahwa pihak klub masih sangat terbuka jika Vinicius bersedia bergabung dengan mereka.
“Dalam kasus kami, tidak ada pembicaraan (mengenai Vinicius Junior), tetapi CEO Liga Arab Saudi, setiap kali ditanya, mengatakan bahwa jika dia (Vini) tersedia, dia akan berusaha untuk membawanya,” kata Calzada seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Isu kepindahan Vinicius ke Arab Saudi bisa semakin berkembang jika kondisi hubungan sang pemain dengan Real Madrid kembali retak seperti yang terjadi sebelumnya.
Perseteruan dengan pelatih Xabi Alonso beberapa waktu lalu sempat membuat sayap kiri timnas Brasil itu kesal dan mempertimbangkan untuk hengkang dari Santiago Bernabeu.
Kontrak Vinicius di Los Blancos terhitung menyisakan waktu kurang lebih 1,5 tahun lagi jika tidak diperpanjang oleh manajemen klub.
Meski demikian, isu kepindahan ini bukanlah hal yang mendesak dan harus segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Pihak Al Hilal dan CEO Liga Arab Saudi hanya membuka peluang dan menyatakan kesiapan mereka untuk memboyong Vinicius jika sang pemain memiliki minat yang sama.
Jika transfer ini benar-benar terjadi, hal ini berpotensi membuat Cristiano Ronaldo semakin kecewa.
Saat ini, spekulasi tentang masa depan megabintang Faris Najd di Negeri Minyak juga masih menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media.
Tidak menutup kemungkinan pula bahwa Ronaldo bisa lebih dulu hengkang dari Liga Arab Saudi meskipun kontraknya di Al Nassr masih terikat hingga Juni 2027.
Selain membahas Vinicius, Calzada juga sempat ditanya mengenai kemungkinan mendatangkan Pep Guardiola, yang pernah bekerja sama dengannya di Manchester City.
“Jika dia tersedia, tentu saja akan ada minat,” kata Calzada.
Pernyataan-pernyataan terbuka dari petinggi Al Hilal ini semakin menegaskan ambisi klub untuk mendatangkan bintang-bintang top dunia ke Liga Arab Saudi dalam upaya mereka meningkatkan kualitas kompetisi domestik.
Namun di sisi lain, sikap terbuka Al Hilal ini juga berpotensi memperburuk ketegangan dengan Cristiano Ronaldo yang sudah merasa diperlakukan tidak adil oleh PIF. ***







