BEBASBARU.ID, BANJAR – Haul ke 21 Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari, atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul, kalau kalender hijriah bertepatan dengan hari Raya Natal, Kamis 25 Desember 2025.
Sehingga di kalangan jemaah, ada menyebutkan, haul di undur ke hari Minggu Tanggal 28 Desember 2025.
Kabar ini sudah menyebar ke segenap penjuru, sehingga jemaah haul atau bertepatan dengan Pengajian Rutin Guru Sekumpul, sekaligus peringatan Isra Mi’raj baginda Nabi Muhammad SAW di laksanakan pada hari Minggu tersebut.
Di kutip BEBASBARU.ID dari kalselindozone.id, Minggu (14/12/2025), peringatan Haul Abah Guru Sekumpul, merupakan salah satu perhelatan keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan di Asia.
Setiap tahun, jutaan jemaah tumpah ruah di Martapura, Kalimantan Selatan, untuk mengenang dan meneladani sosok ulama kharismatik ini.
Tahun 2025 menjadi tahun yang istimewa karena Haul diperkirakan akan dilaksanakan dua kali dalam satu tahun Masehi, yaitu pada awal dan akhir tahun.
Haul yang didasarkan pada tanggal wafat beliau, yaitu 5 Rajab, akan jatuh dua kali pada tahun 2025 Masehi.
Haul ke-20 jatuh pada 5 Januari 2025 yang lalu. Puncak acara biasanya diselenggarakan pada malam tanggal tersebut.
Haul ke-21 tahun ini akan berlangsung pada akhir Desember 2025, kemungkinan besar sekitar tanggal 25 atau 28 Desember, menyesuaikan hitungan kalender Hijriah 5 Rajab 1447 H.
Lokasi Utama: Pusat acara Haul adalah di Musala Ar-Raudhah, Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun, area jemaah akan meluas hingga ke jalan-jalan utama Martapura dan sekitarnya.
Penting: Jadwal resmi dan final, terutama untuk Haul ke-21 di bulan Desember, akan diumumkan oleh pihak shohibul haul atau panitia Musala Ar-Raudhah. Jemaah diimbau untuk selalu memantau informasi resmi.
Rute dan Akses Menuju Lokasi
Untuk mengakomodasi jutaan jemaah, panitia dan pemerintah daerah akan menerapkan skema lalu lintas khusus, termasuk skema satu arah (one-way) total di jalur utama.
Akses dari Luar Kota:
Jemaah yang datang dari luar daerah, termasuk dari Bandara Syamsudin Noor (BDJ), akan melalui Jalan A. Yani menuju Martapura. Ikuti arahan petugas dan relawan yang ditempatkan di sepanjang jalur.
Rute Berdasarkan Warna:
Pada tahun-tahun sebelumnya, pengaturan lalu lintas dan parkir didasarkan pada warna stiker/jalur sesuai daerah asal jemaah. Perhatikan dan ikuti warna jalur yang ditetapkan saat Anda tiba di gerbang Martapura.
Transportasi dan Parkir:
Kantong Parkir: Tersedia di berbagai titik sekitar Martapura. Jemaah diimbau untuk mematuhi arahan relawan untuk menempatkan kendaraan di kantong parkir yang telah ditentukan.
Angkutan Gratis: Pemerintah daerah biasanya menyediakan armada angkutan gratis dari titik kumpul (misalnya Lapangan Dr. Murdjani Banjarbaru) menuju titik terdekat lokasi acara.
Informasi Tambahan untuk Jemaah
Pemantauan Real-time: Untuk menghindari kemacetan, Anda bisa memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui CCTV milik Pemerintah Kabupaten Banjar atau Kota Banjarbaru yang biasanya tersedia secara online.
Aplikasi Komunikasi: Gunakan aplikasi komunikasi relawan seperti Zello untuk memonitor informasi dan keadaan darurat di lapangan.
Persiapan Fisik: Haul adalah acara yang padat dan sering kali menuntut jemaah berjalan kaki jauh. Pastikan membawa bekal, air minum yang cukup, dan obat-obatan pribadi.
Jaga Kebersihan: Selalu jaga kebersihan dan ketertiban di sepanjang rute perjalanan dan lokasi acara sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Abah Guru Sekumpul.
Haul Abah Guru Sekumpul adalah momen spiritual yang memperkuat tali silaturahmi umat.
Dengan persiapan yang matang dan mengikuti arahan dari panitia, Anda dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan nyaman.***








