BEBASBARU.ID, TABALONG – Tersangka kasus di Perumda Jaya Persada atas dugaan korupsi kerjasama bahan olah karet (bokar) Perumda Jaya Persada yang juga mantan Bupati Tabalong 2014-2024, Drs H Anang Syakhfiani Msi pastinya mengejutkan semua orang.
Bagaimana tidak, selama menjabat sebagai Bupati 10 tahun di Tabalong, pria yang lahir di Murung Pudak, 26 Juni 1960 ini selalu ingatkan anak buahnya di Pemkab Tabalong saat menjabat jangan KORUPSI.
Kini, ucapannya itu bertolak belakang dengan apa yang dia ucapkan. Kasus bokar Tahun 2019, membuat karirnya yang di puja-puji orang, karena banyak pembangunan di Tabalong yang dia ukir selama menjabat, seolah tiada artinya.
Perjalanan karir politik Anang Syakhfiani di Tabalong penuh lika-liku, sebelum jabat Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani pernah 2x keok di pilkada.
Pilkada 2003 yang saat itu masih di pilih DPRD Tabalong, dia kalah di putaran pertama melawan Rahman Ramsy–Murhan Effendi serta Ampera-Hamdi yang maju ke putaran kedua, yang kemudian di menangkan Rahman Ramsy-Murhan.
Lalu tahun 2008 ikut berpartisipasi lagi, namun lagi-lagi keok melawan petahana yang berpasangan dengan H Muklis, saat itu sudah pemilihan langsung.
Tahun 2013, Anang kembali maju pilkada, kali ini berpasangan dengan politisi Partai Demokrat, Zony Alfianoor.
Kali ini peruntungannya baik, Anang menang bersama Zony dan kemudian di lantik sebagai Bupati dan Wabup Tabalong tahun 2014, gantikan Rahman Ramsy-Mukhlis.
Namun hanya beberapa bulan akur, pasangan ini kemudian tak sejalan lagi.
Puncaknya adalah saat Pilkada Tahun 2018 silam, Anang ‘acak-acak’ Partai Demokrat dan sleding rekomendasi parpol itu, yang membuat Zony Alfianoor yang bermaksud maju pilkada gagal mendaftar ke KPU.
Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tabalog Periode 2012-2021 H Masruddin saat di konfirmasi membenarkan, kalau parpol yang dulu dia pimpin sempat di rusak.
Bahkan H Masruddin sempat di pecat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Tahun 2017, gara-gara tak mau dukung Anang Syakhfiani yang saat itu berpasangan dengan Mawardi.
Anang-Mawardi kemudian menang tipis atas lawan-lawannya dan sempat ada PSU di Murung Pudak, saking ketatnya persaingan dan dugaan kecurangan.
Namun jabatan Ketua DPC Partai Demokrat berhasil H Masruddin rebut kembali, saat Muscab Partai Demokrat di Banjarmasin Tahun 2018 yang lalu.
“Penuh perjuangan saat itu merebutnya, yang saya lawan orang yang memiliki kekuasaan dan mendukung calon lain,” ungkap H Masruddin, kenang ketatnya persaingan perebutan Ketua DPC Tahun 2018 tersebut.
Kini, karir bagus Anang Syakhfiani rusak dan tercoreng karena kasus korupsi, di mana seharusnya dia bisa tenang menikmati masa tuanya bersama anak cucu.
Anang juga jadi mantan Bupati Tabalong pertama yang terkena kasus korupsi, yang tengah di perangi Pemerintahan Presiden Prabowo.***
Profil:
Nama: DR Drs H Anang Syakhfiani MSi
Lahir: Murung Pudak, 26 Juni 1960
Istri: Hj Syarifah Syifa
Jabatan:
1.Kepala Bagian Humas Setwilda Tingkat II Barito Kuala pada tahun 1989-1994.
2. Tahun 2000-2001 menduduki jabatan sebagai Asisten II Tingkat II di Kabupaten Tabalong
3. Kepala Bappeda Kabupaten Tabalong 2001-2005.
4. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Tabalong 2007-2007 dan Kepala Dinas Tata Kota Dan Kebersihan Kabupaten Tabalong 2007-2008.
5. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tata Kota dan Perdesaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
6. Bupati Tabalong 2014-2019 dan 2019-2024