BEBASBARU.ID, LINTAS KALIMANTAN – Kalimantan Selatan yang makin rusak hutannya, di prediksi akan mengalami kemarau paad pertengahn April 2026 ini.
Di kutip dari banjarmasinpost.co.id, Jumat (03/04/2026), ancaman El Nino Godzilla melanda Indonesia termasuk pastinya Kalimantan Selatan.
Karhutla menjadi ancaman yang wajid diwaspadai untuk wilayah Kalimantan. Mengingat El Nino Godzilla ini menyebabkan kemarau panjang.
Selain Karhutla, ancaman kekeringan yang cukup panjang juga bakal terjadi mengingat dampakya di prediksi sampai Oktober 2026.
Dikutip dari unggahan akun Instagram BRIN (@brin_indonesia), fenomena El Nino, termasuk potensi variasi kuat (‘Godzilla’), menyebabkan musim kemarau di Indonesia menjadi lebih panjang dan kering. El Nino diperkirakan mulai terjadi sejak April 2026.
El Nino ‘Godzilla’ ini berdampak pada pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami minim awan dan hujan.
Sementara itu, fenomena IOD positif di Samudra Hindia, yang diindikasikan dengan pendinginan suhu permukaan laut di dekat Sumatera dan Jawa, menyebabkan wilayah di Indonesia mengalami penurunan hujan yang signifikan.
Fenomena El Nino ‘Godzilla’ beserta IOD positif diprediksi terjadi bersamaan selama periode musim kemarau di Indonesia, yaitu sejak April hingga Oktober 2026.
Untuk kondisi dampak El Nino dan IOD positif pada April-Juli 2026, data dari model prediksi musim yang dikembangkan oleh BRIN menunjukkan kemarau yang bersifat kering terjadi di sebagian besar Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.
Sebaliknya, wilayah di Sulawesi dan Maluku, Halmahera, Maluku, sebagian besar masih akan mengalami curah hujan yang tinggi.
Dampak super El Nino dan IOD positif tidak seragam di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, mitigasi pemerintah sebaiknya mempertimbangkan:
– Dampak kekeringan di selatan Indonesia yang dapat mengancam lumbung padi nasional khususnya di Pantura Jawa.
Dampak banjir di wilayah timur laut Indonesia karena curah hujan tinggi selama kemarau (Sulawesi, Halmahera, Maluku).
– Dampak karhutla di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan, meskipun khususnya bagian utara kedua pulau ini tetap akan mengalami hujan yang tinggi.***







