BEBASBARU.ID, SEPAKBOLA – Manchester City hampir saja keok melawan Everton, tapi mampu tampil apik dan paksakaan hasil imbang 3-3. Hasil ini membuat Arsenal kini mendapat angin segar dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris musim 2025/2026.
Manchester City, pada pekan ke-35, Selasa (5/5/2026) dini hari WIB tadi benar-benar hampir bikin Arsenal ketar ketir, andai menang dengan sisa pertandingan lebih banyak, Arsenal bisa jadi berat jadi juara Lia Inggris.
Hasil ini membuat Arsenal berada di posisi semakin menguntungkan. The Gunners kini cukup menyapu bersih sisa pertandingan untuk mengunci gelar juara, tanpa bergantung pada hasil City.
Manchester City gagal memangkas jarak secara signifikan. Tambahan satu poin hanya membuat the Citizens memangkas selisih poin menjadi dari Arsenal.
Meski masih memiliki satu laga lebih banyak, tekanan kini berbalik mengarah ke skuad asuhan Pep Guardiola. Selain harus menyapu bersih semua kemenangan, City mesti berharap Arsenal setidaknya kalah sekali untuk juara.
Dalam laga di Stadion Hill Dickinson, City sebenarnya tampil dominan sejak awal. Sejumlah peluang diciptakan, termasuk lewat Rayan Cherki. Namun kiper Everton Jordan Pickford tampil sigap mengawal gawangnya.
City akhirnya unggul lebih dulu pada menit ke-43. Jeremy Doku mencetak gol lewat sepakan melengkung ke pojok gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Everton bangkit. Thierno Barry menyamakan kedudukan pada menit ke-68 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang City. Tuan rumah kemudian berbalik unggul lewat sundulan Jake O’Brien pada menit ke-73.
Everton bahkan menjauh menjadi 3-1 pada menit ke-81 melalui gol kedua Barry. Situasi ini sempat membuat City berada di ambang kekalahan.
Namun, City merespons cepat. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan dua menit berselang, hanya beberapa detik dari kick-off usai gol ketiga Everton.
Saat laga tampak akan dimenangkan Everton, Doku kembali mencetak gol pada menit ke-90+7. Ia melepaskan tendangan melengkung brilian yang menaklukkan Pickford untuk menutup pertandingan dengan skor 3-3.
Bagi Arsenal, hasil ini menjadi dorongan besar. Dengan selisih poin yang masih terjaga, peluang mereka untuk juara kini sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Konsistensi di sisa laga akan menjadi kunci bagi Meriam London untuk mengakhiri musim sebagai juara dan mengakhiri status sebagai spesialis runner-up.***







