Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Post

Lahir Tahun 70-80 an Inilah 9 Kelebihannya yang Tak Dimiliki Kelahiran 90-2000-an

Sembilan keterampilan ini menjadi pengingat bahwa masa lalu membekali kita dengan sesuatu yang tidak pernah usang: ketangguhan, kreativitas,

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
10 Februari 2026
in Post
Lahir Tahun 70-80 an Inilah 9 Kelebihannya yang Tak Dimiliki Kelahiran 90-2000-an

Anak-anak yang lahir 1970-an1980 an di anggap sebagai generasi tangguh (dok, tangkapan layar)

189
SHARES
1.5k
VIEWS

Baca Juga

Di Geruduk Debt Collektor, Pria Ini Jual Nama Propam dan Mobil yang di Bawa Ternyata Barbuk Polis!

Uang Kertas 250.000 Hanya Hoaks, HUT RI Tidak Ada Uang Baru

BEBASBARU.ID, POST – Anak-anak yan lahir tahun 1990 an dan dan terutama Tahun 2000 an dianggap sebagai generasi yang tak setangguh yang lahir Tahun 1970 an dan 1980 ann.

Sebab tumbuh besar di tahun 70-an dan 80-an adalah pengalaman yang unik. Karena jadi saksi sejarah perkembangan jaman.

Di lansirdari jawapos.com, generasi saat itu melewati masa transisi teknologi, menikmati permainan outdoor, menghadapi keterbatasan yang membentuk kreativitas.

Dan mengembangkan naluri bertahan hidup yang mungkin terdengar sederhana—namun itulah keterampilan yang membuat mereka tangguh hingga hari ini.

Dan menariknya, banyak keterampilan yang menjadi “bawaan alam” generasi tersebut kini mulai jarang terlihat di generasi yang tumbuh dengan smartphone di tangan, aplikasi instan, serta dunia serbadigital.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (22/11), terdapat sembilan keterampilan hidup yang dulu terasa biasa saja, tetapi kini menjadi “superpower” yang tidak dimiliki banyak anak zaman sekarang.

1. Menemukan Jalan Tanpa Google Maps

Generasi 70–80an tumbuh dengan peta kertas, petunjuk arah verbal, dan intuisi geografis yang terasah.

Mereka terbiasa mengingat rute, menghafal patokan seperti “belok kiri di warung hijau”, atau membaca papan jalan dengan cepat.

Sementara anak masa kini, sekalipun sudah lewat di satu tempat berkali-kali, tetap bisa tersesat tanpa ponsel.

Kemampuan ini bukan sekadar soal navigasi, tetapi tentang ketelitian, orientasi ruang, dan kepercayaan diri saat berada di lingkungan asing.

2. Mampu Menunggu Tanpa Kebosanan

Tidak ada smartphone. Tidak ada video instan. Tidak ada TikTok. Jika bosan, mereka menemukan cara: membaca komik, bermain kartu, menggambar, atau sekadar melamun.

Generasi tersebut dibesarkan dengan kesabaran sebagai otot mental—bukan kelemahan. Kini, kemampuan menunggu satu menit saja terasa menyiksa bagi banyak anak yang terbiasa stimulasi cepat.

3. Membetulkan Barang Sebelum Membelinya Lagi

Mainan rusak? Disolder. Radio bunyi parau? Dibuka dan dibersihkan. Celana sobek? Dijahit sendiri. Generasi 70–80an tumbuh dengan budaya “perbaiki dulu, beli nanti”.

Mereka punya kecerdikan mekanis dan keberanian untuk mencoba memperbaiki, meskipun tanpa tutorial YouTube. Sebaliknya, anak-anak modern cenderung mengganti barang rusak daripada mencoba memahami cara kerjanya.

4. Bermain di Luar Tanpa Pengawasan Berjam-jam

Pergi selepas sekolah, pulang saat matahari tenggelam. Tidak ada pelacakan GPS, tidak ada pesan “di mana kamu?”, tetapi semua baik-baik saja.

Inilah yang membentuk kemampuan bersosialisasi, negosiasi, problem solving, dan kemandirian mental.

Generasi tersebut belajar menghadapi risiko nyata—jatuh saat bermain, tersesat sedikit, atau bertemu orang asing—dan justru itulah pengalaman yang membangun insting hidup mereka.

5. Menghabiskan Waktu Tanpa Konsumsi Digital

Hiburan waktu itu sederhana: radio, kaset, televisi dengan channel terbatas, atau permainan fisik. Tidak ada notifikasi, tidak ada distraksi setiap detik.

Mereka belajar fokus dan menikmati aktivitas sepenuhnya—entah membaca majalah Bobo, merakit model pesawat, atau mendengarkan album kaset sampai pita hampir kusut.

Fokus mendalam ini kini menjadi kemewahan.

6. Kreatif dengan Keterbatasan

Tidak ada LEGO mahal? Batang kayu pun jadi pedang. Tidak ada board game? Kreasi sendiri dari kardus. Tidak ada gadget? Imajinasi mengambil alih.

Keterbatasan membuat mereka inventif. Generasi 70–80an tumbuh dengan kemampuan menciptakan permainan, alat, atau cara baru untuk bersenang-senang tanpa perlu benda canggih.

7. Mengelola Uang Secara Alami

Uang saku itu berharga. Tidak ada e-wallet, tidak ada “top up”, tidak ada microsubscription. Setiap rupiah dihitung, ditabung, dan ditukar dengan sesuatu yang betul-betul diinginkan.

Keterampilan mengelola uang ini terbawa hingga dewasa—membuat mereka lebih sadar nilai barang, lebih bijak dalam membeli, dan tidak mudah tergoda impuls belanja instan.

8. Menghadapi Konflik Secara Langsung

Tidak ada ghosting. Tidak ada passive-aggressive lewat chat. Jika bertengkar dengan teman, diselesaikan saat itu juga, biasanya saat bermain.

Konflik diselesaikan dengan dialog, saling bicara, atau kadang sekadar berjabat tangan setelah berdebat. Kini, banyak konflik justru membesar karena disampaikan lewat layar, bukan tatap muka.

9. Memiliki Ketahanan Mental dari Pengalaman Nyata

Tantangan masa kecil generasi 70–80an bukanlah komentar pedas di internet, tetapi pengalaman konkret: jatuh dari sepeda, gagal dalam lomba, ditegur guru, atau belajar menghadapi konsekuensi nyata dari tindakan sendiri.

Kesulitan sehari-hari ini menumbuhkan ketangguhan emosional—mental toughness—yang membuat mereka tahan banting menghadapi tekanan hidup dewasa.

Anak masa kini sering terlindung dari hal-hal kecil semacam itu, sehingga lebih sulit membangun daya tahan mental alami.

Kesimpulan: Generasi Tangguh yang Terbentuk oleh Masa

Jika Anda tumbuh di tahun 70-an dan 80-an, Anda membawa serta paket keterampilan hidup yang tidak dibentuk oleh aplikasi, algoritma, atau kecanggihan teknologi—melainkan oleh pengalaman nyata dan ketangguhan sehari-hari.

Bukan berarti generasi sekarang lebih buruk—mereka hanya tumbuh di dunia yang berbeda.

Namun, sembilan keterampilan ini menjadi pengingat bahwa masa lalu membekali kita dengan sesuatu yang tidak pernah usang: ketangguhan, kreativitas, dan kemampuan bertahan tanpa bergantung pada teknologi.

Dan mungkin, sesekali, keterampilan-keterampilan lama itu perlu diajarkan kembali—agar generasi baru tidak hanya pintar secara digital, tetapi juga kuat secara mental dan hidup.***

Tags: 70-80generasihiduplahir

Post Terkait

‘Keenakan’ Jadi Ketum KH Yahya Cholil Satquf Ogah Dipecat Syuriah PBNU
Post

Di Geruduk Debt Collektor, Pria Ini Jual Nama Propam dan Mobil yang di Bawa Ternyata Barbuk Polis!

23 November 2025
Uang Kertas 250.000 Hanya Hoaks, HUT RI Tidak Ada Uang Baru
Post

Uang Kertas 250.000 Hanya Hoaks, HUT RI Tidak Ada Uang Baru

20 Agustus 2025
Penis Bisa Patah? Terlalu Semangat Bercinta Mr P Pria ini Kletak…Patah!
Post

Penis Bisa Patah? Terlalu Semangat Bercinta Mr P Pria ini Kletak…Patah!

15 Agustus 2025
Jangan Kaget, Selasa 5 Agustus 2025 Besok Waktu Siang dan Malam Lebih Cepat!
Post

Jangan Kaget, Selasa 5 Agustus 2025 Besok Waktu Siang dan Malam Lebih Cepat!

4 Agustus 2025
Seakan Panasi Mantan Online, Bu Salsa Pamer Foto Mesra dengan Sang Suami
Post

Seakan Panasi Mantan Online, Bu Salsa Pamer Foto Mesra dengan Sang Suami

6 Maret 2025
Tak Peduli Soal Masalalu Bu Salsa yang Tersangkut Video Asoy, Lukman sang Suami Siap Hadapi Hujatan!
Post

Tak Peduli Soal Masalalu Bu Salsa yang Tersangkut Video Asoy, Lukman sang Suami Siap Hadapi Hujatan!

6 Maret 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    564 shares
    Share 226 Tweet 141
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.