BEBASBARU.ID, DUNIA ISLAM – Malam Nisfu atau di tanggal 14 Syaban 1447 Hijriah akan jatuh ada hari Senin (02/02/2026), atau malam Selasa, banyak yang bilang malam itu bila kita jalankan amalan tertentu, maka dosa kita selama setahun akan di hapus.
Disebut dalam hadis malam Nisfu Syaban adalah salah satu dari lima malam mustajab berdoa. Artinya, jika berdoa di malam tersebut akan cepat dikabulkan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, “Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan Malam Idul Adha”.
Bagaimana amalan Abah Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani al Banjari,ulama besar asal Martapura, Kalimantan Selatan, terkait malam Nisfu Sya’ban ini?
Dalam salah satu kesempatan ceramahnya, Abah Guru Sekumpul mengajak umat Islam memanfaatkan malam Nisfu Syaban dengan maksimal dan mengisinya dengan amal saleh.
Terlebih bagi muslim yang belum pernah seumur hidupnya beribadah semalaman tanpa tidur.
“Barang siapa belum pernah mengamalkan seumur hidupnya semalaman untuk beribadah tanpa tertidur, hendaklah malam Nisfu Syaban ini minimal seumur hidup sekali yang semalaman betul-betul tidak tidur. Boleh saja sambil minum kopi kalau kita mengantuk,” kata Abah Guru dikutip dari YouTube Nur Muhammad Nurullah, Sabtu (24/2/2024).
Apabila tidak bisa semalaman, maka usahakan setengah maka, hanya 6 hanya beribadah kepada Allah di malam Nisfu Syaban. Kalau tidak bisa juga, maka sholat maghrib, isya, dan subuh malam tersebut dilakukan secara berjemaah.
“Kalau tidak bisa juga, maghrib dan isyanya berjemaah, (lalu) berniat di dalam hati ingin bangun subuh berjemaah,” kata Guru Sekumpul.
Dalam ceramah yang lain, Abah Guru Sekumpul menyampaikan beberapa amalan di malam Nisfu Syaban.
Pertama, sholat maghrib berjamaah yang dilanjut membaca surah Yasin tiga kali dengan niat berbeda-beda. Kemudian berdoa.
“Niat pertama, kemudian baca Yasin pertama kemudian berdoa pertama. Kemudian diulangi tiga kali,” tuturnya dikutip dari sumber yang sama.
“Selesai semuanya itu, lalu sholat Isya berjemaah. Kalau bisa berjamaah bagus, kalau tidak bisa masing-masing sholat tasbih 4 rakaat. Kemudian membaca tasbih nabi yunus, la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin sebanyak 2.375 kali,” katanya.








