Bebasbaru
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung
No Result
View All Result
Bebasbaru
No Result
View All Result
Home Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 13), Han Han Kenal Anak Sebaya

Ia merasa heran karena belum pernah melihat seorang pengemis lain memberinya sepotong roti dengan sikap begitu royal dan ramah.

admin_bebasbaru by admin_bebasbaru
24 September 2025
in Cerbung
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An

Ilustrasi Cersil Kho Ping Hoo, Pendekar Super Sakti

189
SHARES
1.5k
VIEWS

BEBASBARU.ID, MAHAKARYA-CERBUNG – Akan tetapi ada pula di antara mereka yang nakal-nakal, dengan sinar mata mence­moohkan dunia.

Tidak peduli akan segala perbuatannya, tidak tahu membedakan pula antara baik dan buruk. Pengaruh keadaan!

Baca Juga

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 128), Kaget Pembunuh Keluarga Lulu Adalah Lauw Pangcu

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 127), Han Han Membenci Kerajaan Mancu

Tiba-tiba sebatang kayu bercabang meodongnya. Han Han mengangkat mu­ka, sadar dari lamunan dan melihat bah­wa yang menodongnya adalah seorang anak laki-laki sebaya dengan dia.

Akan tetapi tubuhnya amat kurus sehingga tulang-tulang iga yang tidak tertutup baju itu tampak nyata. Muka yang ce­kung kurus itu membayangkan ketampan­an, sedangkan matanya bersinar cerdik menimbulkan rasa suka di hati Han Han.

“Berlutut kamu! Berlutut dan tunduk kepada perwira tinggi atau kupenggal kepalamu! Engkau tentu pencuri, he? Atau pencopet?” Mata anak itu melirik ke arah keranjang yang terisi roti kering.

Melihat lagak anak ini seperti seorang perwira menodongkan pedang dengan angkuhnya, Han Han tertawa terbahak dengan hati geli.

“Ha-ha-ha-ha! Perwira macam apa ini? Bajunya dari kulit hidup, bukan terhias bintang melainkan terhias tulang-tulang iga. Dan celananya, bukan terhias baju besi melainkan terhias tam­bal-tambalan! Apakah kamu ini perwira dari neraka?”

Melihat Han Han tidak marah sehingga tidak ada alasan untuk diajak berkelahi, malah tertawa dan mengeluar­kan kata-kata lucu, anak itu pun me­nyeringai tertawa.

Giginya putih dan rata, menambah ketampanan wajahnya dan menambah rasa suka di hati Han Han.

“Kau orang baru di sini? Bagaimana kau datang? Dan dari mana kau men­dapatkan roti kering begitu banyak?” tanya anak itu, menyelinapkan rantingnya di pinggang seperti seorang perwira me­nyimpan pedangnya.

“Kau mau? Lapar? Nih sebuah untukmu,” kata Han Han sambil menyerahkan sehuah roti kering.

Anak itu memandang terbelalak, menelan ludah dan bertanya ragu, “Benar-benar kauberikan sebuah untukku? Tidak main-main?”

Ia merasa heran karena belum pernah melihat seorang pengemis lain memberinya sepotong roti dengan sikap begitu royal dan ramah.

“Mengapa tidak? Kalau kau lapar! Mari kita makan di pinggir jalan,” kata Han Han sambil berjalan ke tepi jalan lalu duduk di atas tanah.

Anak itu telah menerima roti pemberian Han Han, me­mandang roti seperti belum percaya, lalu mengikuti Han Han duduk di tepi jalan. Seketika sikap bocah itu berubah ramah dan akrab dan memang itulah sifat aselinya.

Kalau tadi ia seperti anak yang memancing perkelahian adalah watak yang dibentuk oleh keadaan sekelilingnya.

“Wah….! Keras….!” Anak itu mengeluh ketika mencoba menggigit rotinya.

Han Han tersenyum. “Memang keras sekali, sengaja dibuat untuk dapat ber­tahan sampai berbulan-bulan. Makannya harus dicelup air teh, baru nikmat.”

“Wah, dari mana bisa mendapatkan air teh?”

“Beli, kalau kamu mau pergi membeli sebentar.”

“Hah? Beli? Memang kaukira aku ini kongcu (tuan muda) hartawan?”

Han Han tertawa geli dan merogoh sakunya, mengeluarkan sepotong uang kecil, sisa hasil ia membantu pedagang membangkar barangnya kemarin dulu………BERSAMBUNG
SUMBER: Microsoft reader

Tags: anakHan HanPendekar Super Sakti

Post Terkait

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 128), Kaget Pembunuh Keluarga Lulu Adalah Lauw Pangcu

7 Agustus 2026
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 127), Han Han Membenci Kerajaan Mancu

7 Agustus 2026
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 126), Kaget yang Ditolong Anak Pembesar Mancu

7 Agustus 2026
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 125), Han Han Selamatkan Gadis Kecil

7 Agustus 2026
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 124), Han Han Tak Sadar Ingat Peristiwa Kelam Keluarganya

1 Agustus 2026
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An
Cerbung

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 123), Menolong Anak Kecil Tak Dikenal

1 Agustus 2026
Next Post
Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 1), Tragedi Keluarga Sie Bun An

Kho Ping Hoo Pendekar Super Sakti (Bab 14), Wan Sin Kiat Sahabat Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    Pelaku Pembunuh Pedagang Buah-Camelan di Pasar Tanjung Akun FB Najmi Lutffiyah Tertangkap

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Heboh, Ayu Soraya Istri Ko Apex Ngaku Langsung Mual Lihat Rekaman Video Syur Dj Dinar Candy dengan Suaminya

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Bukan Eks Suami, Tapi Kerja Sebagai Pengangkut Buah Milik Korban, Tega Berbuat Sadis Karena Ini..!

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Heboh Video Selebgram Melon Gede Anastasya Khosasih di KDRT Kekasih, Tapi Netter Malah Bilang Gini!

    614 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Video Syur Mirip Audrey Davis Anak David Naif Bikin Heboh, Ada 3 Klip Lohh!

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Industri Film Syur JAV Butuh Pemeran Pria, Lowongan Kerja Nih Bagi Pria Punya Burung Gede!

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Inilah Nama Caleg Dapil Murung Pudak yang Lolos ke DPRD Tabalong 2024-2029, Gerindra Raih 2 Kursi

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Berpulangnya si Mantri Ramah dan Kocak: Profil Mantri Ibur Korban Kecelakaan di Sungkai Ketika Hadiri Haul Guru Sekumpul

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Hasil Real Count Sementara DPRD Tabalong, Petahana Banyak Terpental, 6 Parpol Bersaing Unsur Pimpinan

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk Buka Lowongan Baru, Ini Lokasi Kerjanya Kalau Diterima!

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Alamat Redaksi: Jl. H. Badaruddin, RT 1, No. 69, Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan, 71561
  • Telpon-WA: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com

Category

  • Tokoh, Politik dan Investigasi
  • Post
  • Kriminal
  • Nasional dan Daerah
  • Internasional
  • Advetorial
  • Dunia Islam

Category

  • Otomotif
  • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olaharga & Gaya Hidup
  • Gosip
  • Film
  • Cerbung

Info Iklan

  • Telp: 0813-4839-3333
  • Email: bebasbaru@gmail.com dan rudin_bebas@yahoo.co.id
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2023 Bebas Baru
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
    • Tokoh, Politik dan Investigasi
    • Post
    • Kriminal
    • Nasional dan Daerah
    • Internasional
    • Advetorial
    • Dunia Islam
    • Otomotif
    • Tabloid
  • Lintas Kalimantan
  • Olahraga & Gaya Hidup
  • Hiburan
    • Gosip
    • Film
    • Cerbung

© 2018 JNews by Jegtheme.